Taubat Sebagai Magnet untuk Menarik Rezeki
- 03 Feb 2026 11:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perasaan berdosa dan kekurangan dalam melakukan perbuatan baik sering kali menghantui individu sehingga mereka bimbang jika hal tersebut dapat menghambat rezeki. Menjawab persoalan ini, Ustaz Muhammad Khozin menjelaskan, pintu rahmat Allah Swt sentiasa terbuka luas bagi mereka yang ingin bertaubat.
Ia menegaskan, keberkahan rezeki berkaitan dengan ketakwaan dan kebersihan hati. Walaupun rezeki dijamin untuk semua makhluk, rezeki yang membawa ketenangan dan tambahan nikmat memerlukan usaha batiniah, termasuk meninggalkan maksiat. Dosa yang dilakukan secara terus menerus tanpa taubat bisa jadi penghalang untuk mendapatkan rezeki.
"Memperbanyak istighfar, memohon ampunan Allah dimanapun dan kapanpun merupakan kunci pembuka rezeki, seperti turunnya hujan setelah kekeringan," ucap Ustaz Khozin dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Selasa 27 Januari 2026.
Ustaz Khozin mengatakan, istighfar bukan sekadar kata-kata, tetapi merupakan langkah untuk membersihkan diri agar layak menerima keberkahan rezeki yang lebih besar.
Ia juga membahas mengenai kepentingan berbaik sangka (husnudzon) kepada Allah Swt. Walaupun seseorang merasa amalnya masih sedikit, mereka tidak seharusnya berputus asa untuk meraih rahmat-Nya. Langkah pertama adalah dengan memulai perubahan kecil dalam ketaatan dan meningkatkan sedekah.
Ustaz Khozin mengingatkan, maksiat seperti berjudi, korupsi, dan durhaka kepada orang tua adalah puncak utama hilangnya keberkahan. Rezeki mungkin nampak banyak, tetapi tanpa keberkahan, harta tersebut tidak akan membawa ketenangan.
"Puncak keberkahan rezeki yang sangat didambakan oleh hamba adalah rezeki yang mulia (rizqun karim), yaitu kenikmatan surgawi sebagai balasan bagi orang beriman," ujarnya.
Oleh karena itu, Ustaz Khozin mengajak setiap Muslim sentiasa memperbaharui taubat dan meningkatkan amal sebagai magnet untuk menarik rezeki dengan rida Allah Swt.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....