Taubat Nasuha di Tahun Baru 2026
- 13 Jan 2026 13:35 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Tahun baru 2026 sebagai waktu yang tepat untuk melakukan "reset" atau pembersihan diri melalui taubat nasuha. Ustazah Abnan Pancasilawati dalam tausiyah Program Hikmah Pagi Pro4 RRI Samarinda, mengibaratkan taubat ini seperti membersihkan debu yang tebal pada cermin, supaya batin kembali bersih untuk melangkah ke tahun yang baru.
Taubat berawal dari pengakuan kesalahan, penyesalan yang tulus, dan tekad untuk tidak mengulangi dosa tersebut. Ustazah Abnan menjelaskan taubat nasuha sebagai taubat yang murni, jujur, dan dilakukan dengan pembersihan diri secara total.
Ada tiga syarat utama untuk menjalankan taubat nasuha, yaitu:
| Baca juga: Bupati Lantik Pejabat Sekolah dan Fungsional |
1. An-Nadam (Menyesal): Menyesali dosa dengan sedalam-dalamnya hingga hati merasa sedih
2. Iqlab (Berhenti): Segera memutuskan rantaian dosa dan berhenti melakukan maksiat
3. Al-Azm (Bertekad): Mempunyai komitmen kuat dalam hati untuk tidak mengulangi perbuatan
Selain syarat utama, juga ada satu syarat tambahan bagi dosa sesama manusia. ‘’Jika dosa melibatkan orang lain, perlu melakukan permohonan maaf dan membayar hutang jika punya hutang’’, ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ustazah Abnan menyarankan tiga amalan yang dapat menjadi rutinitas, yaitu Istigfar 100 kali selepas subuh, Jurnal Harian dan Sholat taubat dua rakaat. Hal ini dapat diamalkan untuk memberikan ketenangan jiwa dan kesadaran diri untuk tidak mengulangi perbuatan buruk.
Dengan demikian, tahun baru hendaknya dimaknai bukan hanya sebagai pertambahan usia, tetapi sebagai waktu untuk introspeksi diri dan meningkatkan kualitas amal ibadah untuk bekal kehidupan di akhirat. (Darmata Nooraisyah R.)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....