Musim Kering Kaltim Diperkirakan Berlangsung hingga Oktober
- 22 Sep 2026 16:49 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap hujan yang mulai turun sebagai tanda musim hujan telah tiba. Hujan yang terjadi saat ini masih bersifat setempat atau sporadis, sementara periode kering diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan atau akhir Oktober.
Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Timur, Buyung Dodi Gunawan, dalam obrolan SPADA Pro 2 RRI Samarinda mengatakan, kondisi musim di Kaltim memang tidak selalu memiliki batas yang tegas antara musim hujan dan musim kering.
“Iya. Jangan kaget itu, pokoknya siapin air,” ujarnya, dikutip Selasa, 22 September 2026.
Menurut Buyung, meski hujan masih dapat terjadi di tengah periode kering, kondisi tersebut belum dapat menjadi indikator bahwa musim hujan telah dimulai. Hujan yang turun saat ini cenderung terjadi di sejumlah titik dan belum berlangsung secara merata.
“Jadi, di Kaltim ini walaupun memang lagi musim kering, tapi memang fenomenanya itu masih mungkin terjadi hujan tuh masih wajar karena memang batas antara musim hujan dan musim kering di Kaltim ini kadang-kadang tidak jelas,” katanya.
Ia menjelaskan, hujan yang terjadi pada periode kering tersebut dapat bersifat setempat. Karena itu, masyarakat diminta tetap bersiap menghadapi kondisi kering yang masih berpotensi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
“Jadi, bisa jadi di dalam musim kering ini kita hujan, tapi sifatnya spot-spot,” ucapnya.
Buyung menegaskan, masyarakat tidak seharusnya menganggap kondisi tersebut sebagai pertanda musim hujan sudah tiba. Ia menyebut periode kering masih diperkirakan berlangsung hingga pertengahan atau akhir Oktober.
“Dan tolong masyarakat jangan menganggap ini sudah musim hujan, belum, ini masih panjang. Jadi, perkiraan hujan itu sampai dengan pertengahan atau akhir Oktober,” katanya.
Menurutnya, kondisi kering juga mulai berdampak pada ketersediaan air di sejumlah wilayah. Beberapa daerah mulai menyesuaikan penggunaan dan pengolahan air bersih, sementara intrusi air laut juga mulai terjadi di sejumlah lokasi.
Buyung mengimbau masyarakat tetap bersiap menghadapi periode kering, meskipun hujan sesekali masih turun. Kesiapsiagaan diperlukan untuk menghadapi potensi berkurangnya ketersediaan air sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran selama kondisi kering masih berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....