Koperasi Merah Putih Balikpapan Tetap Berjalan meski Dihadang Kendala Modal

  • 06 Agt 2026 22:30 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan- Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Balikpapan menunjukkan perkembangan positif. Keberadaan koperasi ini memperluas jaringan gerai dan memperkuat eksistensi pertumbuhan pemenuhan kebutuhan barang bagi masyarakat.

Saat ini, terdapat 34 unit Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang sudah beroperasi. Sebagian unit masih menggunakan sistem pre-order (prapesan) atau menumpang fasilitas lain karena gedung fisik sedang dalam tahap pembangunan. Dari total tersebut, sebanyak 11 titik bangunan fisik telah berdiri dengan rincian 6 unit sudah rampung dan 5 unit lainnya hampir selesai.

Salah satu gerai yang telah rampung seratus persen berada di Kelurahan Gunung Bahagia. Gerai ini tinggal menunggu penyerahan secara resmi untuk segera ditempati. Ketua KKMP Gunung Bahagia, Muhammad Ramli, menyatakan rasa syukur atas pembangunan ini karena diyakini mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di wilayahnya.

Bangunan baru KKMP Gunung Bahagia berdiri megah di lokasi strategis yang dekat dengan permukiman warga. Akses jangkauan yang dekat ini diharapkan menjadi tumpuan agar keberadaan koperasi memberi manfaat optimal bagi masyarakat sekitar.

Gerai ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang berupa ruang Klinik, Fasilitas yang nantinya dapat dimanfaatkan warga untuk berobat. Selain itu ada area penyimpanan di bagian belakang gerai untuk menampung bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gas, dan kebutuhan lainnya.Meski fasilitas sudah siap, Ramli mengakui adanya kendala permodalan.

"Koperasi ini sudah beroperasi sekitar satu tahun berkat iuran anggota dan kini telah bekerja sama dengan Perusahaan Daerah (Perumda)," ujar Ramli, pada Kamis 6 Agustus 2026.

Keterbatasan modal masih menjadi hambatan utama. Walau begitu, Ramli menegaskan kendala tersebut tidak menyurutkan semangat pengurus agar Koperasi Merah Putih ini terus berjalan.

Merespons perkembangan ini, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma, menegaskan fungsi strategis KMP. Koperasi ini diproyeksikan sebagai penengah perekonomian di setiap kelurahan. Pemerintah kota akan mendorong pelaku UMKM di sekitar kelurahan untuk bergabung menjadi anggota dan memasarkan produk mereka di gerai tersebut.

"Harusnya ini membantu mereka untuk kesejahteraan harian maupun bulanan mereka," ujar Heruressandy.

Ke depan, Koperasi Merah Putih akan memfasilitasi para pelaku UMKM agar produk mereka dikenal oleh banyak pihak. Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian juga berencana mempertemukan para pengurus koperasi dengan pelaku UMKM setempat untuk menjalin kemitraan strategis demi menciptakan kesejahteraan bersama dan pengembangan produk usaha lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....