Sekolah Rakyat Dinilai Jadi Langkah Nyata Kurangi Kesenjangan Pendidikan
- 09 Jul 2026 15:28 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda, Syaparudin, menilai program Sekolah Rakyat merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin sekaligus mengurangi kesenjangan sosial. Program tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi pemerintah menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Syaparudin, penyelenggaraan Sekolah Rakyat dilakukan secara terukur karena penerimaan peserta didik mengacu pada basis data resmi pemerintah, seperti Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Mekanisme tersebut diharapkan memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan tepat sasaran.
"Basis penerimaan siswa menggunakan data resmi pemerintah sehingga dapat dipastikan lebih objektif dan meminimalkan kemungkinan adanya titipan," ujarnya. Kepada RRI, 9 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah tetap memberikan ruang bagi masyarakat yang belum tercantum dalam basis data, tetapi secara faktual masuk kategori miskin. Kondisi tersebut dapat terjadi akibat perubahan ekonomi, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), yang menyebabkan munculnya kelompok miskin baru.
Syaparudin menegaskan pendidikan merupakan hak setiap warga negara sehingga pemerintah memiliki kewajiban untuk hadir memberikan layanan dan memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin akses pendidikan bagi kelompok rentan.
Lebih lanjut, ia mengatakan program tersebut juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Lulusan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi generasi penerus yang memiliki kualitas dan daya saing sehingga mampu mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Selain memperluas akses pendidikan, Sekolah Rakyat dinilai mampu mengurangi kesenjangan sosial yang selama ini muncul akibat perbedaan latar belakang ekonomi peserta didik. Meski diperuntukkan bagi keluarga miskin, Syaparudin menegaskan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat dipersiapkan setara dengan sekolah unggulan.
"Negara hadir untuk menjawab kesenjangan itu melalui pendirian Sekolah Rakyat. Harapannya, lulusan dari keluarga miskin memiliki kualitas dan daya saing yang sama dengan lulusan sekolah lainnya," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....