Kepala SMPN 8 Samarinda: Program MBG Bantu Siswa Mengenal Pola Makan Sehat
- 08 Jun 2026 13:37 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 8 Samarinda menjadi sarana baru bagi siswa untuk mengenal pola makan sehat dan beragam jenis makanan bergizi yang sebelumnya belum tentu mereka konsumsi di rumah.
Kepala SMPN 8 Samarinda, Nur Zachrah Sari, mengatakan para siswa cukup antusias menerima menu-menu yang disediakan dalam program tersebut. Menurutnya, MBG bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga mengenalkan konsep gizi seimbang kepada anak-anak.
"Anak-anak mulai mengenal konsep isi piringku. Ada yang sebelumnya tidak biasa makan daging, lalu mencoba. Ada yang tidak suka makanan tertentu, akhirnya mau mencoba karena melihat temannya juga makan," ujarnya, dikutip pada Senin, 8 Juni 2026.
Nur menjelaskan, porsi makanan yang diberikan memang tidak ditujukan untuk sekadar mengenyangkan. Menurutnya, menu yang disusun telah mempertimbangkan kebutuhan gizi siswa melalui perhitungan yang dilakukan oleh tenaga ahli.
Karena itu, pihak sekolah lebih menekankan pentingnya kualitas kandungan gizi dibanding ukuran porsi makanan.
"Jangan dilihat banyak atau sedikitnya. Saya yakin itu sudah dihitung kebutuhan gizinya oleh ahlinya. Secara umum makanan yang diberikan sangat layak untuk dikonsumsi," katanya.
Ia mengaku, sering menemukan momen menarik saat siswa menikmati makanan bersama di kelas. Tidak sedikit siswa yang awalnya menolak menu tertentu, tetapi kemudian tertarik mencobanya setelah mendapat ajakan dari teman-temannya.
Selain itu, berbagai bahan pangan juga diolah dengan cara yang lebih menarik bagi anak-anak. Misalnya tempe dan tahu yang diolah menyerupai nugget sehingga lebih mudah diterima siswa.
"Kadang saya juga sempat melihat, ini nugget apa ya? Ternyata tahu, ternyata tempe. Kreatif sekali. Anak-anak jadi senang mencoba makanan yang sebelumnya tidak mereka sukai," ujarnya.
Nur pun berharap, ke depan konsep gizi dalam MBG juga dapat diintegrasikan dengan pembelajaran di sekolah, termasuk dalam mata pelajaran IPA. Dengan begitu, siswa tidak hanya menikmati makanan bergizi, tetapi juga memahami manfaatnya bagi kesehatan.
"Ini bisa menjadi media belajar juga. Anak-anak bisa mengenal kandungan gizi, kalori, dan pentingnya makan seimbang sejak dini," ucapnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....