Kopdeskel Merah Putih Kukar Pangkas Harga Bahan Pokok

  • 19 Mei 2026 09:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Tenggarong - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengarahkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih untuk memangkas rantai pasok bahan kebutuhan pokok guna menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri mengatakan keberadaan Kopdeskel Merah Putih diharapkan mampu memperkuat distribusi barang kebutuhan pokok hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, koperasi dapat menjadi solusi untuk menekan biaya distribusi yang selama ini membuat harga barang lebih mahal di masyarakat.

Ia menjelaskan, saat ini jumlah Kopdeskel Merah Putih di Kukar mencapai 237 unit yang tersebar di 20 kecamatan. Jumlah tersebut terdiri atas 193 koperasi desa dan 44 koperasi kelurahan.

“Seluruh desa dan kelurahan di Kutai Kartanegara sudah membentuk Kopdeskel Merah Putih. Semuanya juga telah memiliki akta notaris dan berbadan hukum,” katanya. Senin, 18 Mei 2026.

Aulia menilai penguatan koperasi desa dan kelurahan penting dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan rantai distribusi yang lebih pendek, harga bahan pokok diharapkan menjadi lebih murah dan mudah dijangkau warga.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong koperasi tidak hanya bergerak di sektor perdagangan bahan pokok, tetapi mampu berkembang menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Ke depan koperasi ini harus mampu menjadi kekuatan ekonomi masyarakat, bukan hanya tempat distribusi barang, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kukar memastikan pendampingan dan penguatan kelembagaan terus dilakukan agar seluruh Kopdeskel Merah Putih dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....