Dukung IKN, ITK Balikpapan Dorong Digitalisasi UMKM dan SDM Unggul

  • 30 Apr 2026 21:55 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Menyongsong peran strategis sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), teknologi digital kini tidak lagi dipandang sebelah mata. Akademisi sekaligus Koordinator Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Deli Yansyah, menegaskan transformasi digital telah bergeser dari sekadar alat bantu menjadi penggerak utama pembangunan daerah.

Dalam sebuah wawancara mendalam, Deli mengaitkan fenomena ini dengan agenda Asta Cita, khususnya pada poin penguatan ekonomi, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan teknologi. Menurutnya, posisi Balikpapan sebagai pusat layanan, logistik, dan perdagangan di Kalimantan Timur menuntut percepatan digitalisasi di berbagai sektor.

"Digitalisasi memberikan efek akselerasi yang signifikan. Pelayanan publik yang dahulu memakan waktu sepekan, kini bisa selesai dalam hitungan hari atau jam. Bagi UMKM, teknologi meruntuhkan sekat geografis; pasar mereka tidak lagi terbatas di Balikpapan, melainkan merambah skala nasional hingga internasional," ujar Deli kepada RRI, saat dijumpai di ruang kerjanya pada Kamis, 30 April 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making) bagi pelaku usaha. Dengan teknologi, pengusaha dapat memetakan minat pelanggan secara akurat melalui data penjualan, yang kemudian diolah menjadi strategi bisnis yang tepat sasaran.

Mencetak SDM yang Relevan di Era Industri 4.0

Sebagai institusi pelopor teknologi di Kalimantan, Prodi Bisnis Digital ITK memikul tanggung jawab besar dalam mencetak SDM yang relevan dengan kebutuhan industri 4.0. Delli menjelaskan bahwa fokus utama kurikulum mereka adalah mengolaborasikan kemampuan bisnis manajerial dengan kemahiran teknologi digital serta analisis data.

"Industri saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya paham teori bisnis, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan solusi nyata bagi penguatan ekonomi daerah," katanya.

Ada empat pilar utama yang menjadi fokus Prodi Bisnis Digital ITK dalam membekali mahasiswa:

• Kompetensi Bisnis Digital: Memahami ekosistem manajemen, keuangan, dan kewirausahaan dalam ranah digital.

• Analisis Data & Teknologi: Mendorong mahasiswa menjadikan teknologi sebagai alat strategis untuk efisiensi dan inovasi.

• Konektivitas Lokal: Menyesuaikan kompetensi digital dengan kebutuhan spesifik wilayah Kalimantan.

• Pemberdayaan UMKM: Melibatkan dosen dan mahasiswa dalam riset serta pengabdian masyarakat.

Deli mengungkapkan, riset-riset yang dilakukan para akademisi ITK saat ini sangat menyentuh kebutuhan akar rumput, seperti optimalisasi media sosial (Instagram dan TikTok) untuk pemasaran, peningkatan literasi keuangan berbasis aplikasi, hingga penguatan branding dan promosi digital bagi UMKM lokal di Balikpapan.

Sinergi antara akademisi, teknologi, dan pelaku usaha ini diharapkan dapat memperkokoh fondasi ekonomi Balikpapan, menjadikannya kota yang tangguh secara digital di tengah pesatnya pembangunan IKN.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....