KKN Kolaboratif Dorong Transformasi Desa Berbasis Inovasi di Kaltim

  • 03 Apr 2026 10:10 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat strategi pembangunan desa melalui pendekatan kolaboratif. Salah satu langkah konkret yang kini dioptimalkan adalah program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang melibatkan berbagai perguruan tinggi.

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), sinergi lintas sektor ini diarahkan untuk mempercepat transformasi desa yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan daerah.

Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto, dilansir dari laman Pemprov Kaltim pada Jumat 3 April 2026 menegaskan, KKN Kolaboratif tidak lagi sekadar agenda akademik, melainkan telah menjadi instrumen strategis pembangunan berbasis potensi desa.

“Program ini kami dorong agar kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa, sekaligus menjadi bagian dari integrasi kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya di Samarinda.

Menurut Puguh, keterlibatan lintas kampus diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan desa, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.

Program ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian target pembangunan berbasis SDGs Desa secara lebih efektif. Dengan kolaborasi yang terstruktur, akselerasi transformasi desa dinilai bisa berjalan lebih terarah dan terukur.

Selain itu, KKN Kolaboratif memiliki nilai strategis lain, seperti mendukung program pemerintah, memperkuat fungsi pemerintahan desa, serta mendorong lahirnya inovasi dari beragam disiplin ilmu mahasiswa.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Heny Purwaningsih, menambahkan program ini juga difokuskan pada pemberdayaan ekonomi desa, khususnya melalui penguatan sektor UMKM.

Mahasiswa diharapkan mampu menjadi pendamping sekaligus mitra strategis dalam mengembangkan usaha masyarakat, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi desa.

Lebih jauh, keterlibatan mahasiswa juga ditargetkan dapat membantu peningkatan status desa, dari berkembang menjadi maju hingga mandiri.

Melalui penguatan KKN Kolaboratif ini, Pemprov Kaltim optimistis sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat akan semakin solid dalam mendorong pembangunan desa yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....