Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih di Paser Capai 45 Persen
- 26 Mar 2026 17:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser – Progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Paser kini telah mencapai 45 persen. Dari total 139 desa dan lima kelurahan, sebanyak 65 titik telah memasuki tahap pembangunan.
Berdasarkan rilis Humas Kodim 0904/Paser, dari 65 titik tersebut, dua bangunan telah rampung 100 persen, yakni di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, serta Desa Keluang Paser Jaya (KPJ), Kecamatan Kuaro.
Selain itu, dua titik lainnya telah mencapai progres 95 persen, masing-masing di Desa Kerta Bumi, Kecamatan Kuaro, dan Desa Sangkuriman, Kecamatan Paser Belengkong.
Komandan Kodim (Dandim) 0904/Paser, Letkol Inf Rommy Aditya Nanda, mengatakan kedua lokasi tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya dalam waktu dekat.
“KDKMP yang sudah 95 persen berada di Kerta Bumi dan Sangkuriman. Target bulan ini selesai 100 persen,” ujarnya, pada Kamis 26 Maret 2026
Ia memperkirakan hingga akhir April 2026, sekitar 20 hingga 30 titik KDKMP yang saat ini dibangun akan mencapai progres 100 persen.
Setelah Idulfitri 1447 Hijriah, Kodim 0904/Paser juga akan kembali mengusulkan pembangunan di 10 titik baru yang telah memenuhi persyaratan.
“Dalam Laporan Kemajuan Fisik (Lapjusik), progres pembangunan di Paser sudah 45 persen. Jika ditambah 10 titik, maka bisa mencapai 50 persen,” katanya.
Lebih lanjut, Rommy menjelaskan pemerintah pusat menetapkan sejumlah syarat pembangunan KDKMP, di antaranya ketersediaan lahan seluas 20 x 30 meter dan jumlah penduduk minimal 500 jiwa.
Namun, di Kabupaten Paser masih terdapat sejumlah kendala, seperti wilayah pesisir dan rawa yang belum memiliki desain khusus, serta keterbatasan jumlah penduduk di beberapa desa.
Tercatat ada 19 titik dengan jumlah penduduk di bawah 500 jiwa, 13 titik berada di kawasan rawa dan pesisir, serta beberapa lokasi masih dalam proses perizinan.
“Terdapat tujuh titik desa yang belum memiliki aset lahan. Kami mengajukan ke BUMN di bawah Danantara, yakni enam PTPN dan satu PLN, namun hingga kini masih menunggu izin,” ujarnya.
Kodim 0904/Paser juga terus melakukan koordinasi terkait enam lahan milik adat dan masyarakat yang berpotensi digunakan untuk pembangunan KDKMP.
Selain itu, terdapat 12 titik yang memerlukan pemangkasan dan penimbunan lahan agar layak digunakan untuk pembangunan.
“Progres pembangunan KDKMP ini menempatkan Paser di peringkat ketiga di Kalimantan Timur, setelah Kutai Timur dan Kutai Kartanegara,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....