Pemuda Kaltim Siap Berkontribusi Tangkal Narkoba dan Hoaks
- 15 Mar 2026 19:09 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah Kota membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri saat menerima audiensi organisasi kepemudaan Saatnya Bergerak Kaltim di Balai Kota Samarinda.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Saatnya Bergerak Kaltim Ahmad Naelul Abrori menjelaskan organisasi yang dipimpinnya hadir sebagai wadah kolaborasi pemuda yang dilandasi semangat gotong royong dan kepedulian terhadap berbagai isu sosial serta pembangunan daerah.
Menurut Abrori, gerakan ini bertujuan membuka ruang partisipasi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, kritik konstruktif, serta edukasi publik melalui pendekatan digital dan konten kreatif.
“Gerakan ini terinspirasi dari berbagai komunitas pemuda di kota besar yang aktif menyuarakan isu publik melalui media digital. Kami ingin menghadirkan ruang diskusi sekaligus kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya dilansir dari laman PPID Kota Samarinda, pada Minggu 15 Maret 2026.
Ia menambahkan, organisasi tersebut juga akan mengangkat isu-isu yang dekat dengan generasi muda, seperti bahaya narkoba, perundungan (bullying), serta literasi digital melalui program edukasi bagi pelajar.
Selain itu, mereka juga berencana menyusun policy brief yang berisi rekomendasi pemikiran pemuda sebagai masukan bagi pemerintah daerah maupun legislatif.
Menanggapi hal tersebut, Saefuddin Zuhri menyambut positif inisiatif para pemuda yang ingin terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi digital.
“Pemuda harus berani menyampaikan gagasan dan kritik. Namun yang paling penting adalah kritik yang konstruktif dan membawa solusi bagi kemajuan daerah,” ucapnya tegas.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, mengapresiasi gerakan tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.
Menurutnya, ruang digital saat ini menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda, mulai dari maraknya penipuan digital, pinjaman daring ilegal, hingga penyebaran hoaks yang semakin berkembang dengan teknologi kecerdasan buatan.
Karena itu, ia menilai komunitas pemuda memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi yang benar sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
Dayat, sapaan akrabnya, juga menyampaikan bahwa Pemkot Samarinda telah melakukan langkah pencegahan dari lingkungan internal dengan membatasi akses terhadap situs-situs berbahaya di lingkungan perangkat daerah sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat.
Menutup audiensi tersebut, Saefuddin Zuhri menegaskan dukungan pemerintah terhadap inisiatif kolaborasi yang diusung organisasi Saatnya Bergerak Kaltim.
“Semangat anak muda yang peduli dan mau bergerak seperti ini sangat kami butuhkan untuk masa depan Samarinda,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....