Arus Balik Terminal Lempake Meningkat, 430 Penumpang Tiba di Samarinda

  • 25 Mar 2026 14:34 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,Samarinda – Aktivitas arus balik di Terminal Lempake, Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda meningkat. Sekitar 430 penumpang tercatat tiba dari Bontang dan Sangatta sejak H+1 Lebaran, Minggu, 22 Maret 2026 hingga H+3, Selasa, 24 Maret 2026.

Penata Layanan Operasional Terminal Lempake, Marsell Reza, mengatakan kedatangan penumpang arus balik awalnya masih didominasi dengan keberangkatan dari Samarinda.

“Sejak tanggal 22 sudah mulai ada arus balik, tapi masih didominasi keberangkatan dari Samarinda ke Bontang dan Sangatta. Mulai hari ini baru ada peningkatan kedatangan penumpang dari Bontang ke Samarinda dan Sangatta ke Samarinda,” kata Marsell, saat ditemui di kantornya, Rabu, 25 Maret 2026

Berdasarkan data pihak terminal, total 430 penumpang tiba di Terminal Lempake selama periode H+1 hingga H+3 Lebaran.

Rinciannya, pada H+1 atau 22 Maret tercatat 130 penumpang datang, H+2 atau 23 Maret sebanyak 180 penumpang, dan H+3 atau 24 Maret sebanyak 120 penumpang.

Marsell menyebut setiap bus yang datang biasanya terisi penuh. “Biasanya satu bus bisa sampai 29 penumpang,” ucapnya.

Untuk arus balik dari Bontang maupun Sangatta, rata-rata terdapat sekitar lima hingga delapan bus per hari selama periode Lebaran. Sementara untuk keberangkatan dari Samarinda menuju Bontang dan Sangatta mencapai 10 hingga 12 bus per hari.

Marsell memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan dengan lebih banyak penumpang berdatangan atau kembali ke Sangatta maupun Bontang.

“Puncaknya kemungkinan sekitar tanggal 28 atau 29 Maret, karena aktivitas kerja dan sekolah mulai kembali tanggal 30,” ujarnya.

Penata Layanan Operasional Terminal Lempake, Marsell Reza. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Ia menambahkan, aktivitas arus mudik dan balik tahun ini cenderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya hal itu dipengaruhi jadwal libur yang tidak serempak serta kebijakan work from anywhere (WFA) dari pusat untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Marsell pun mengimbau masyarakat yang hendak kembali ke daerah tujuan agar mempersiapkan segalanya dengan matang dan datang ke terminal tepat waktu.

“Kalau bisa datang tepat waktu karena sopir mengejar perjalanan pulang-pergi, jangan sampai kehabisan bus,” kata Marsell, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....