BBPJN Kaltim Perketat Pengawasan Jalan Nasional jelang Mudik Idulfitri 1447 H
- 17 Mar 2026 17:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur memperketat pengawasan di seluruh ruas jalan nasional menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Pemantauan dilakukan secara nonstop selama 24 jam guna meminimalkan risiko kemacetan serta kecelakaan, sekaligus menjamin kenyamanan masyarakat, khususnya pengguna jalan tol.
Pusat kendali pengawasan terpusat di Command Center BBPJN Kaltim yang berlokasi di Jalan Syarifuddin Yoes, Sepinggan, Balikpapan Selatan. Koordinator Command Center, Dr. Yudha Sandy Utama, mengungkapkan sebanyak 126 titik CCTV telah terintegrasi untuk memantau pergerakan kendaraan di seluruh wilayah Kalimantan Timur secara real time.
“Melalui sistem CCTV ini, kami dapat memantau seluruh aktivitas mobilisasi kendaraan. Cakupannya luas, bahkan ruas jalan nasional dari Pelabuhan Penajam dapat terpantau dengan jelas melalui monitor kami,” ujar Yudha saat ditemui di ruang Command Center, Selasa 17 Maret 2026.
Selain pengawasan digital, BBPJN Kaltim juga menyiagakan posko singgah bagi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat. Posko tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti layanan P3K, toilet portabel, serta makanan dan minuman ringan.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam, BBPJN turut menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan untuk menangani situasi darurat, seperti tanah longsor.
Salah seorang pengguna jalan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Shinta, mengaku akses menuju Penajam Paser Utara kini semakin mudah berkat keberadaan Tol IKN yang relatif lancar.
“Akses ke IKN sudah dibuka, alhamdulillah. Sekarang kita bisa melalui jalan tembus menuju Penajam Paser Utara, jadi lebih dekat dan sejauh ini lalu lintas masih lancar,” ujarnya kepada RRI.
Berdasarkan data evaluasi masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya, Tol IKN tercatat melayani sekitar 95.600 kendaraan. Pada puncak arus mudik Lebaran 2026, volume lalu lintas diprediksi meningkat hingga mencapai 100.000 kendaraan.
BBPJN Kaltim mengimbau seluruh pengguna jalan nasional untuk selalu memastikan kelaikan kendaraan, terutama sistem pengereman dan kondisi ban sebelum memulai perjalanan. Masyarakat juga disarankan memanfaatkan posko singgah apabila merasa lelah, guna menjaga keselamatan bersama di jalan raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....