KSOP Balikpapan Perketat Keamanan di Pelabuhan Semayang jelang Arus Mudik 2026

  • 13 Mar 2026 22:51 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan memperketat pengawasan keselamatan pelayaran di Pelabuhan Semayang menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional kapal serta menjamin keamanan dan ketertiban penumpang di terminal pelabuhan.

Kepala KSOP Kelas I Balikpapan, Capt. Weku Frederik Karuntu, secara resmi membuka Posko Mudik Terpadu yang akan beroperasi mulai Jumat 13 Maret 2026 hingga 18 April 2026. Pembukaan posko tersebut ditandai dengan apel kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh unsur kepelabuhanan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat di jalur laut.

Dalam arahannya, Capt. Weku menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama periode angkutan Lebaran. Ia juga mengimbau pengguna jasa pelayaran untuk mematuhi prosedur keselamatan, terutama saat kapal akan bersandar di dermaga.

“Fenomena penumpang yang langsung berkumpul di satu sisi kapal saat hendak bersandar dapat memengaruhi stabilitas kapal. Karena itu, kami meminta masyarakat mengikuti instruksi awak kapal demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Selain pengawasan di terminal, KSOP juga mewajibkan operator kapal memenuhi standar kelayakan dan keselamatan pelayaran. Hal tersebut mencakup ketersediaan alat keselamatan yang memadai serta kesiapan awak kapal dalam mengendalikan arus penumpang di atas dek.

Berdasarkan pemetaan, puncak kepadatan penumpang di Pelabuhan Semayang diperkirakan terjadi pada 17–18 Maret 2026.

Secara nasional, pergerakan penumpang angkutan laut diproyeksikan meningkat sekitar 6,9 persen. Namun, jumlah pemudik melalui Pelabuhan Semayang Balikpapan diperkirakan relatif stabil dengan kenaikan sekitar satu persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Keberadaan Posko Mudik Terpadu diharapkan menjadi pusat informasi dan koordinasi lintas instansi bagi calon penumpang. Layanan yang tersedia meliputi informasi jadwal keberangkatan kapal, pemutakhiran data perjalanan, hingga layanan pengaduan.

Melalui langkah tersebut, diharapkan pelaksanaan mudik melalui jalur laut di Balikpapan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penumpang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....