Kak Na Raih Srikandi Pemulihan Aceh
- 31 Agt 2026 23:08 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Ketua TP PKK Aceh, Marlina Usman, menerima penghargaan sebagai Srikandi Pemulihan Aceh pada ajang Serambi Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Serambi Awards 2026 yang berlangsung di Auditorium Academic Center Dayan Dawood, Banda Aceh, Sabtu malam 29 Agustus 2026.
Marlina Usman yang akrab disapa Kak Na mendapat penghargaan atas kiprahnya dalam membantu masyarakat selama masa panik, tanggap darurat hingga proses pemulihan bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh.
Aktivitas Kak Na dalam penanganan bencana terlihat dalam berbagai kegiatan, termasuk pendistribusian bantuan dan pendampingan masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah daerah.
Kak Na mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan sekaligus mengapresiasi peran media dalam mendukung penanganan bencana di Aceh.
“Terima kasih kepada Harian Serambi Indonesia atas penghargaan ini. Pada kesempatan yang baik ini, kami juga mengapresiasi media ini yang turut berperan serta mendukung Pemerintah Aceh pada proses penanganan bencana, baik dalam pemberitaan maupun kegiatan sosialnya pada penggalangan dana,” ujar Kak Na usai menerima penghargaan.
Ia menegaskan berbagai aktivitas yang dilakukan selama masa bencana bukan ditujukan untuk mendapatkan pengakuan maupun penghargaan.
Menurutnya, keterlibatan dalam penanganan bencana merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dan upaya membantu masyarakat yang menghadapi situasi darurat.
Kak Na juga menceritakan pengalamannya ketika bencana hidrometeorologi terjadi di Aceh pada akhir November 2025. Saat itu, dirinya berada di Seunuddon, Aceh Utara, setelah menyerahkan bantuan buffer stock bencana ke sejumlah kabupaten dan kota.
“Saat bencana terjadi, saya berada di Seunuddon Aceh Utara. Jadi, saya memahami bagaimana kepanikan warga saat itu. Jalur transportasi dan komunikasi putus total,” ungkapnya.
Menurut Kak Na, kondisi tersebut membuat masyarakat mengalami kesulitan untuk berkomunikasi maupun memperoleh bantuan. Setelah berhasil keluar dari wilayah yang terdampak banjir, dirinya berupaya melakukan berbagai hal yang dapat membantu masyarakat.
“Tak ada sarana yang bisa kita gunakan untuk menghubungi dunia luar. Karena itu, begitu berhasil menembus lokasi banjir, saya berusaha sekuat tenaga untuk melakukan apa saja yang saya bisa untuk membantu masyarakat,” katanya.
Ia meyakini upaya pemulihan bencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Penghargaan yang diberikan kepada sejumlah tokoh dan lembaga dalam Serambi Awards 2026 dinilai mencerminkan kerja bersama dalam menghadapi dampak bencana.
Serambi Awards 2026 mengusung tema “Gebrakan Sang Pemimpin”. Selain penghargaan yang diterima Marlina Usman, sejumlah unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan di Aceh juga memperoleh penghargaan dalam kategori berbeda.
Gubernur Aceh menerima penghargaan kategori Pemimpin untuk Aceh Bangkit, sementara Pemerintah Aceh menerima penghargaan kategori Kolaborator Strategis dalam Penanganan Bencana di Aceh.
Penghargaan untuk Pemerintah Aceh tersebut diterima oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh, Taufik. Sejumlah unsur Forkopimda Aceh, pemerintah kabupaten dan kota serta badan usaha milik asing (BUMA) juga menerima penghargaan pada kategori masing-masing.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari apresiasi terhadap berbagai pihak yang dinilai berkontribusi dalam penanganan dan pemulihan Aceh setelah bencana hidrometeorologi.
Bagi Marlina Usman, penghargaan sebagai Srikandi Pemulihan Aceh menjadi pengingat bahwa proses pemulihan bencana membutuhkan kepedulian, kolaborasi dan kehadiran nyata di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....