KN Antares Dikerahkan Pulihkan Pelampung Suar Merah di Lamteng
- 08 Jun 2026 00:04 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang – Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) berupa Pelampung Suar Merah di perairan Lamteng, Kabupaten Aceh Besar. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah perairan Aceh.
Menyikapi laporan yang diterima, Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang, Dr. Capt. Tohara, M.M.Tr., langsung menginstruksikan Tim SBNP bersama armada kenavigasian KN. Antares untuk melakukan penanganan dan perbaikan terhadap pelampung suar tersebut. Langkah cepat ini dilakukan guna memastikan fungsi sarana navigasi pelayaran bagi masyarakat nelayan, kapal-kapal yang melintas dan para pengguna jasa untuk panduan navigasi yang akurat dan handal dalam menjaga keselamatan pelayaran di wilayah perairan Aceh.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan perawatan teknis, tim selanjutnya melaksanakan pengapungan kembali Pelampung Suar Merah Lamteng. Kegiatan ini menggunakan Kapal Kenavigasian KN Antares yang dikerahkan khusus untuk mendukung proses pemulihan sarana bantu navigasi di lokasi," terang Dr. Capt. Tohara, Minggu 7 Juni 2026.
Pengapungan kembali pelampung suar menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan sistem kenavigasian di perairan Aceh. Keberadaan alat bantu navigasi yang berfungsi optimal sangat dibutuhkan untuk memberikan panduan kepada kapal yang melintas, terutama pada jalur pelayaran yang memiliki tingkat aktivitas cukup tinggi.
Dr. Capt. Tohara mengatakan, Distrik Navigasi Sabang berkomitmen menjaga seluruh fasilitas kenavigasian agar tetap beroperasi secara maksimal. Menurutnya, respons cepat terhadap laporan masyarakat menjadi salah satu bentuk pelayanan dalam mendukung keselamatan pelayaran nasional.
“Dengan terlaksananya pengapungan kembali Pelampung Suar Merah Lamteng, diharapkan para pengguna jasa pelayaran dapat memperoleh panduan navigasi yang akurat dan andal sehingga keselamatan pelayaran tetap terjaga di wilayah perairan Aceh,” tutup Dr. Capt. Tohara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....