Empat Hari Dicari, Juanda Ditemukan Terdampar di Lhok Ketapang

  • 27 Agt 2026 16:48 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Setelah empat hari dinyatakan hilang, Juanda (19), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia setelah tubuhnya terdampar di Pantai Lhok Ketapang, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Rabu 26 Agustus 2026 malam.

Korban ditemukan setelah Tim SAR gabungan menerima laporan warga sekitar pukul 19.55 WIB mengenai adanya sesosok tubuh yang terdampar di pinggir pantai.

Tim SAR kemudian bergerak dari Pelabuhan Ulee Lheue menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan, tubuh yang ditemukan dipastikan merupakan Juanda, pemuda yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus laut di kawasan Pantai Lhok Ketapang.

Korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Ulee Lheue dan tiba sekitar pukul 21.40 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD dr. Zainoel Abidin untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi pencarian terhadap Juanda sebelumnya telah memasuki hari keempat. Tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi area operasi menjadi dua sektor.

Pencarian dilakukan melalui laut dan darat, serta diperkuat pemantauan udara menggunakan drone.

Sektor pertama melakukan penyisiran menggunakan satu unit RIB hingga empat mil laut dari lokasi terakhir korban terlihat. Pencarian diarahkan ke barat, barat laut dan barat daya menggunakan pola paralel.

Sementara sektor kedua melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai hingga radius sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.

Pencarian pada hari keempat berlangsung hingga pukul 18.00 WIB. Namun, hingga waktu tersebut korban belum ditemukan.

Kondisi cuaca turut menjadi kendala dalam operasi. Tim menghadapi angin sekitar 14 knot dari arah selatan dengan ketinggian gelombang berkisar 1,5 hingga 2 meter.

Juanda sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu 23 Agustus 2026 sekitar pukul 11.50 WIB. Saat itu, korban bersama tujuh rekannya sedang berkemah di Pantai Lhok Ketapang dan bersiap meninggalkan lokasi setelah menginap semalaman.

Ketika membersihkan area perkemahan, korban diduga terseret arus laut. Rekan-rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan dengan menarik korban menggunakan tali, tetapi upaya tersebut tidak berhasil.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR kemudian diusulkan ditutup sekitar pukul 21.45 WIB. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.

Operasi pencarian melibatkan Basarnas Banda Aceh, Polsek Peukan Bada, Koramil Peukan Bada, Pos TNI AL Lhoknga, RAPI, nelayan, serta masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....