Hari Ketujuh, Operasi SAR Pencarian WNA Malaysia di Sabang Belum Membuahkan Hasil
- 17 Sep 2026 17:46 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Operasi pencarian wisatawan asal Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Iboih, Kota Sabang, memasuki hari ketujuh, Kamis 17 September 2026. Hingga pencarian kembali dilakukan pagi hari, tim SAR gabungan belum menemukan tanda keberadaan korban.
Koordinator Pos SAR Sabang Adrian Helmi mengatakan pencarian dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dengan membagi tim dalam dua unsur. Satu tim melakukan penyisiran di permukaan laut, sementara unsur lainnya mendukung pencarian melalui penyelaman.
Sebanyak 10 penyelam gabungan kembali diturunkan ke lokasi Sebatik Topong. Mereka menyisir perairan pada kedalaman sekitar 40 hingga 60 meter dengan durasi penyelaman 30 sampai 60 menit, menyesuaikan kondisi di bawah laut.
Adrian mengatakan penyelaman kembali dilakukan untuk mendukung pencarian pada hari terakhir operasi. Fokus utama tim SAR tetap diarahkan pada penyisiran di permukaan laut.
“Kita akan berfokus di atas permukaan. Namun teman-teman penyelam ingin ikut mendukung satu hari terakhir ini untuk melakukan penyelaman kembali di lokasi tersebut, sehingga kita support teman-teman semua,” kata Adrian.
Pencarian permukaan turut dipengaruhi kondisi laut. Kecepatan angin berada pada kisaran 15 hingga 26 kilometer per jam dengan ketinggian gelombang sekitar 1,5 hingga 2 meter.
Kondisi tersebut membuat pergerakan tim pencari terbatas. Penyisiran dilakukan secara paralel dari kawasan Kilometer Nol menuju depan Sabang Fair, kemudian kembali ke arah sebaliknya.

Operasi pencarian direncanakan berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah batas waktu tersebut, operasi SAR terhadap korban akan ditutup sesuai ketentuan operasi.
Meski demikian, penutupan operasi tidak menutup kemungkinan pencarian kembali dilakukan. Adrian mengatakan operasi SAR dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda keberadaan korban atau terdapat informasi baru yang relevan.
“Kalau ada ditemukan tanda-tanda atau informasi dari masyarakat sekitar maupun nelayan, operasi SAR bisa dibuka kembali,” ujarnya.
Hingga pencarian hari ketujuh berlangsung, tim belum memperoleh petunjuk dari hasil penyelaman, penyisiran permukaan maupun laporan nelayan di sekitar perairan Sabang.
Adrian juga mengingatkan pengelola dive shop di kawasan Iboih agar memperhatikan kesiapan wisatawan dan kondisi perairan sebelum aktivitas penyelaman dilakukan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keselamatan wisatawan selama beraktivitas di laut.
Wisatawan yang melakukan aktivitas di permukaan laut juga diimbau menggunakan perlengkapan keselamatan, termasuk jaket pelampung. Pengunjung diminta tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi cuaca dan laut tidak memungkinkan.
Pos SAR Sabang turut meminta nelayan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan benda atau perlengkapan yang diduga berkaitan dengan wisatawan yang hilang. Informasi tersebut dapat menjadi petunjuk apabila operasi pencarian kembali diperlukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....