Bongkar Mitos Skincare bersama Dokter Spesialis Kulit

  • 21 Jul 2026 12:20 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang - Di era media sosial saat ini, informasi seputar perawatan kulit (skincare) berkembang sangat pesat. Mulai dari tren merendam wajah dengan air es hingga skincare berlapis-lapis seperti 10 steps skincare, yang kadang bikin kita bingung dan bahkan terjebak dalam fenomena FOMO (Fear of Missing Out).

Dalam dialog “Asoekaya: Mitos dan Fakta Perawatan Kulit”bersama RRI Pro 4 Banda Aceh pada Sabtu 6 Juni 2026, Dokter Zulfan, Sp.DVE, seorang Dokter Spesialis KUlit, Kelamin, dan Estetika, menjelaskan beberapa mitos dan fakta mengenai perawatan kulit yang sering beredar di masyarakat.

  • Sunscreen Hanya Saat Cuaca Terik dan Harus SPF Tinggi?

    Sunscreen atau tabir surya perlu digunakan setiap hari, bukan hanya saat cuaca cerah, karena sinar UV tetap dapat menembus awan dan jendela. Semua jenis kulit, termasuk kulit gelap, tetap butuh sunscreen untuk melindungi kulit dari flek hitam hingga risiko kanker kulit. Mengenai nilai SPF, ia menjelakan untuk SPF 30 menyaring sekitar 97% sinar UV, SPV 50 menyaring 98% dan SPF 100 menyaring 99% sinar UV. “Untuk kondisi cuaca di Indonesia, penggunaan SPF 35 sebenarnya sudah sangat cukup,” ujarnya.

  • Wajah Terasa Tertarik dan Kesat Berarti Sabunnya Bagus?

    Wajah yang terasa kesat dan tertarik setelah mencuci muka merupakan pertanda bahwa sabun yang digunakan terlalu keras sehingga menyapu seluruh minyak alami kulit. Hal ini justru memicu kulit untuk memproduksi minya berlebih lagi, serta menyebabkan iritasi, kulit merah, gatal, hingga mempercepat penuaan. Ia merekomendasikan sabun wajah yang lembut, tidak terlalu banyak busa, minim pewangi, serta mengandung pelembab kulit agar tetap sehat.

  • Kulit Berminyak Tidak Butuh Pelembab?

    Kulit berrminyak tetap butuh pelembab, kok, untuk menjaga keseimbangan hidrasi kulit. Tips-nya, pemilik kulit berminyak sebaiknya pilih pelembab yang berbahan dasar gel atau lotion ringan serta berlabel non-comedogenic agar tidak menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.

  • Rendam Wajah Pakai Air Es Bikin Awet Muda?

    Secara fisik, air es memang memberikan efek segar secara instan, namun dokter Zulfan meluruskan bahwa hingga saat ini belum ada jurnal ilmiah yang membuktikan air es berfungsi sebagai anti aging.

“Perawatan kulit yang sehat sebenarnya tidak harus rumit. Cukup tiga langkah penting yang dilakukan secara konsisten, yaitu bersihkan wajah dengan sabun yang lembut, gunakan pelembab sesuai kulit, dan gunakan sunscreen untuk melindungi kulit,” tuturnya.

Jadi, jangan percaya tren viral saja ya, karena tidak semua yang populer itu efektif bagi kulit kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....