Bocah Sabang Raih Emas Sains Dunia

  • 26 Jan 2026 22:07 WIB
  •  Sabang

RRI.CO.ID, Sabang- Berawal dari kebiasaan menemani orang tua memandu wisatawan asing di Sabang, Athar Al Falah kini melangkah lebih jauh menembus panggung sains internasional. Pelajar sekolah dasar asal Kota Sabang yang saat ini bersekolah di Solo itu berhasil meraih juara satu kompetisi sains internasional yang digelar International Youth Science Association (IYSA) di Kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Prestasi tersebut bukan hanya menghadirkan medali emas, tetapi juga membuka peluang istimewa bagi Athar. UGM memberikan jaminan kesempatan melanjutkan pendidikan di seluruh jurusan Fakultas Sains setelah ia menamatkan pendidikan SMA kelak. Capaian ini menjadi catatan penting bagi dunia pendidikan daerah, khususnya Sabang, sebagai wilayah yang mampu melahirkan talenta berdaya saing global.

Yang menarik, kemampuan Athar mempresentasikan karya ilmiahnya dalam bahasa Inggris yang fasih tidak diperoleh dari ruang kelas semata. Sejak kecil, ia terbiasa berinteraksi dengan wisatawan mancanegara saat membantu orang tuanya yang berprofesi sebagai pemandu wisata dan penyelenggara tur kapal pesiar di Teluk Sabang. Pengalaman lapangan itulah yang membentuk rasa percaya diri Athar saat berhadapan dengan peserta dari sekolah unggulan dan internasional di Pulau Jawa.

“Saya sempat gugup karena pesertanya hebat-hebat, tapi saya ingat pesan orang tua untuk tetap percaya diri,” ujar Athar dalam rilis yang diterima media ini Senin (26/1/2026).

Dalam kompetisi tersebut, Athar mengangkat isu sederhana namun relevan, yakni pemanfaatan limbah nasi dari program Makan Bergizi Gratis yang kerap tersisa di sekolah. Melalui risetnya, sisa nasi itu diolah menjadi pupuk cair ramah lingkungan. Gagasan tersebut dinilai memiliki dampak langsung terhadap pengurangan limbah makanan.

Dewan juri memberikan apresiasi tinggi terhadap cara Athar memandang persoalan lingkungan dari sudut pandang anak-anak. Ia dinilai tidak hanya menyampaikan ide tetapi juga menunjukkan pemahaman terhadap siklus masalah dan solusi berkelanjutan.

Keberhasilan Athar menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sabang. Cucu Pak Kana Balohan ini membuktikan bahwa latar belakang daerah bukan penghalang untuk berprestasi di tingkat dunia. Dari sekolah negeri di Solo, Athar mampu berdiri sejajar dengan peserta dari sekolah internasional.

Saat ini, Athar mengaku bercita-cita melanjutkan pendidikan menengah di Yogyakarta, meski ayahnya dijadwalkan kembali ke Aceh tahun depan. “Di mana pun nanti sekolah, saya ingin terus belajar dan membuat karya yang bermanfaat,” katanya.

Prestasi Athar Al Falah menjadi simbol bahwa potensi anak daerah, jika diasah dengan lingkungan yang mendukung, mampu bertransformasi menjadi kekuatan besar. Dari Sabang, semangat inovasi itu kini bergema hingga ke kampus ternama di Indonesia, bahkan dunia.

Prestasi itu mendapat perhatian dan apresiasi dari Wakil Ketua DPRK Sabang, Albina Arrahman. Ia menyampaikan kebanggaannya atas capaian siswa asal daerah paling barat Indonesia tersebut yang mampu bersaing di tingkat internasional.

“Kami di DPRK Sabang sangat bangga atas prestasi Athar. Ini bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Sabang,” kata Albina saat dimintai tanggapan.

Menurut Albina, keberhasilan Athar membuktikan bahwa anak-anak Sabang memiliki potensi besar jika didukung oleh keluarga dan lingkungan yang positif. Ia menilai ide Athar mengolah limbah nasi menjadi pupuk cair menunjukkan kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan ketahanan pangan sejak usia dini.

“Anak seusia Athar sudah mampu berpikir tentang solusi dari persoalan di sekitarnya. Ini contoh bahwa pendidikan dan kreativitas harus terus didorong,” ujarnya.

Albina menambahkan, pemerintah daerah bersama DPRK Sabang akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pembinaan sains dan teknologi bagi pelajar. Ia berharap keberhasilan Athar dapat memotivasi pelajar lain di Sabang untuk berani bermimpi dan berinovasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....