Cuaca Wilayah Natuna Mulai Membaik Pasca Serangan Asap Karhutla

  • 31 Agt 2026 12:21 WIB
  •  Ranai

RANAI.CO.ID, Natuna – Kualitas udara di wilayah Kabupaten Natuna terpantau mulai berangsur membaik dalam beberapa hari terakhir. Hal ini terjadi pasca beberapa titik karhutla - kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan yang sempat menyebabkan kabut asap masuk ke Natuna. Berdasarkan pantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna melalui satelit IQAir pada Senin 31 Agustus 2026, jarak pandang di wilayah Natuna sudah kembali normal di angka 8 - 10 km. Sebelumnya, jarak pandang sempat turun hingga 3 - 5 km akibat kiriman asap.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Natuna, Harmidi menjelaskan membaiknya cuaca dipengaruhi oleh perubahan arah angin dan adanya hujan ringan di beberapa wilayah.

"Saat ini angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4 sampai 30 Km/Jam. Ditambah adanya hujan ringan, partikel asap lebih cepat terdispersi sehingga kualitas udara Natuna berangsur membaik," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Lingkungan Hidup tetap mengimbau warga untuk tetap waspada. Masker disarankan tetap dipakai bagi warga yang memiliki riwayat ISPA dan anak-anak saat beraktivitas di luar.

"Kami bersyukur cuaca sudah membaik. Tapi tetap jaga kesehatan. Pemerintah Kabupaten Natuna seperti DLH,BPBD bersama TNI-Polri juga masih memantau hotspot di wilayah sekitar," kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Natuna itu.

Berdasarkan update citra satelit Himawari 30 Agustus 2026, BMKG Natuna juga merlis sebaran kabut asap masih ada di wilayah Serasan. Untuk angin bertiup dari arah Selatan – Barat membawa asap dari Kalimantan menuju ke arah Sarawak (Malaysia). Berdasarkan update data PM2.5 tgl 31 Agustus 2026, kondisi kualitas udara di Natuna dalam kategori Baik (0-15.5 µg/m³).

“Kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan, karena potensi lahan di wilayah Natuna dalam kondisi mudah terbakar akibat adanya fenomena El Nino dengan kategori Sangat Kuat. Memantau informasi dan peringatan dini cuaca, kualitas udara, serta perkembangan Karhutla melalui kanal resmi BMKG dan instansi terkait, karena kabut asap berpotensi berlangsung lebih lama atau terjadi kembali apabila aktivitas Karhutla di wilayah sumber masih berlanjut’’, Ujar Alfi Fauzia.

Indeks Kualitas Udara - IKU di Ranai juga sudah masuk kategori Sedang setelah sebelumnya sempat Tidak Sehat selama 3 hari. Dengan membaiknya cuaca, aktivitas warga di luar ruangan seperti nelayan, sekolah, dan pasar kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....