Kuliner tradisional Indonesia berkembang sebagai daya tarik ekonomi kreatif
- 30 Jul 2026 15:33 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Kekayaan kuliner Nusantara terus menjadi salah satu kekuatan sektor ekonomi kreatif Indonesia. Beragam makanan tradisional dari berbagai daerah semakin dikenal luas melalui promosi digital, festival kuliner, serta meningkatnya minat masyarakat terhadap pangan lokal yang memiliki cita rasa khas dan nilai budaya.
Dikutip dari website Badan Pangan Indonesia, kuliner tradisional tidak hanya berfungsi sebagai pemenuh kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya daerah. Berbagai hidangan khas seperti rendang, pempek, gudeg, sate, rawon, coto Makassar, hingga aneka makanan khas Kepulauan Riau terus mendapat perhatian di pasar domestik maupun internasional.
Perkembangan sektor kuliner turut didukung oleh meningkatnya jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Pemanfaatan media sosial, layanan pesan antar, serta platform perdagangan digital memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen lebih luas.
Pemerintah terus mendorong penguatan sektor kuliner melalui pelatihan kewirausahaan, sertifikasi halal, peningkatan standar keamanan pangan, serta pengembangan destinasi wisata kuliner di berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi kreatif nasional.
Selain cita rasa, kualitas bahan baku menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing produk kuliner Indonesia. Penggunaan bahan pangan lokal dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus mendukung kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku usaha di daerah.
Tren konsumsi masyarakat juga menunjukkan peningkatan terhadap makanan yang mengedepankan kualitas, kebersihan, serta kandungan gizi yang seimbang. Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi tanpa menghilangkan cita rasa asli kuliner Nusantara.
Festival kuliner yang diselenggarakan di berbagai daerah menjadi sarana promosi produk lokal sekaligus mendukung sektor pariwisata. Kehadiran wisatawan memberikan dampak positif terhadap peningkatan omzet pelaku usaha makanan, jasa penginapan, transportasi, hingga industri kreatif lainnya.
Melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, sektor kuliner Indonesia diharapkan terus berkembang sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif nasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya bangsa kepada masyarakat dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....