Tips Mengurangi Risiko Makan Gorengan agar Lebih Sehat

  • 06 Okt 2026 15:19 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna- Gorengan menjadi makanan yang banyak digemari, tetapi konsumsinya perlu dibatasi agar tidak berlebihan dalam asupan lemak dan kalori. Mengutip laman Alodokter, pemilihan minyak, cara menggoreng, serta metode memasak dapat diperhatikan untuk membantu mengurangi risiko dari konsumsi makanan yang digoreng.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memilih minyak yang lebih sesuai untuk memasak dan menghindari penggunaan minyak secara berulang. Alodokter menyebut minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak alpukat sebagai beberapa pilihan yang dapat digunakan, dengan tetap memperhatikan karakteristik dan penggunaannya.

Cara menggoreng juga perlu diperhatikan agar makanan tidak menyerap minyak secara berlebihan. Menurut Alodokter, suhu minyak sekitar 176 hingga 190 derajat Celsius dapat digunakan sebagai acuan, sementara penggunaan termometer khusus dapat membantu memantau suhu saat menggoreng.

Suhu minyak yang terlalu tinggi dapat mempercepat kerusakan minyak dan menghasilkan senyawa yang berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, suhu yang terlalu rendah dapat membuat minyak lebih banyak terserap ke dalam makanan sehingga hasil gorengan menjadi lebih berminyak.

Setelah makanan matang, minyak berlebih pada permukaan makanan dapat dikurangi dengan cara meniriskannya. Penggunaan tisu kertas sebagai alas dapat membantu menyerap sebagian minyak yang masih menempel pada makanan.

Alternatif lainnya adalah mengganti metode menggoreng dengan cara memanggang makanan. Makanan yang dipanggang dapat tetap memiliki tekstur menarik dan cita rasa yang lezat apabila diolah menggunakan bumbu serta rempah yang sesuai.

Untuk bahan makanan seperti daging sapi, ayam, dan ikan, sebagian lemak alami dapat keluar ketika dipanaskan. Karena itu, penggunaan alat masak antilengket dapat membantu mengolah bahan makanan tersebut tanpa harus selalu menambahkan banyak minyak.

Bagi masyarakat yang tetap menyukai makanan dengan tekstur seperti gorengan, air fryer dapat menjadi salah satu alternatif pengolahan dengan sedikit atau tanpa tambahan minyak. Membuat gorengan sendiri di rumah juga memungkinkan seseorang lebih mudah mengontrol jenis minyak, bahan makanan, dan cara pengolahannya.

Konsumsi gorengan pada dasarnya tidak harus dihilangkan sepenuhnya, tetapi sebaiknya dibatasi dan diimbangi dengan pola makan yang beragam serta bergizi seimbang. Mengutip laman Alodokter, masyarakat yang ingin mengetahui pola makan sesuai kondisi masing-masing dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....