Halusinasi dan Penyebabnya pada Kesehatan Mental

  • 21 Sep 2026 11:57 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Halusinasi merupakan persepsi kuat terhadap suatu sensasi yang dirasakan oleh pancaindra, seperti mendengar suara, melihat objek, atau merasakan sentuhan, padahal tidak ada rangsangan nyata dari luar. Dalam dunia kesehatan mental, halusinasi bukanlah suatu penyakit berdiri sendiri, melainkan gejala dari gangguan kesehatan mental tertentu atau kondisi medis yang memengaruhi kerja otak.

Melansir dari Halodoc, halusinasi berbeda dari imajinasi biasa karena terasa nyata bagi orang yang mengalaminya, kondisi ini bukan berarti seseorang sengaja berbohong. Halusinasi dapat muncul akibat gangguan kesehatan mental, kurang tidur berat, penggunaan zat tertentu, efek obat, demam, gangguan saraf, atau kondisi medis lainnya.

Jenis yang paling sering dibicarakan adalah halusinasi pendengaran, misalnya mendengar suara yang tidak ada. Ada pula halusinasi visual, taktil, penciuman, dan pengecapan, penanganannya bergantung pada penyebab, sehingga evaluasi dokter sangat penting.

Arti halusinasi adalah pengalaman merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak berasal dari rangsangan nyata di lingkungan. Seseorang dapat mendengar suara, melihat bayangan, mencium bau, merasakan sentuhan, atau mengecap sesuatu yang tidak dialami orang lain.

Usahakan tidur cukup, hindari alkohol dan zat terlarang, serta minta dukungan orang yang dipercaya. Jangan berdebat keras dengan orang yang sedang berhalusinasi, dengarkan dengan tenang dan bantu menghubungkannya dengan tenaga kesehatan.

Konsultasikan halusinasi kepada dokter atau psikiater, terutama bila berulang, mengganggu aktivitas, disertai kebingungan, atau muncul setelah penggunaan obat maupun zat tertentu. Jika ada dorongan menyakiti diri sendiri atau orang lain, cari bantuan darurat segera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....