Sering Pakai Tumbler tapi Jarang Dicuci? Ini Risikonya

  • 16 Sep 2026 07:05 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Ranai - Tumbler menjadi salah satu perlengkapan yang banyak digunakan untuk membawa air minum sehari-hari. Namun, penggunaannya juga perlu diiringi dengan kebiasaan menjaga kebersihan agar tumbler tetap higienis dan nyaman digunakan.

Melansir dari @standarpangan.bpom, sisa air dan kondisi lembap di dalam tumbler dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme apabila tidak dibersihkan secara rutin. Tumbler yang jarang dicuci berpotensi menjadi tempat berkembangnya mikroba dengan cepat, terutama pada bagian yang lembap dan sulit dijangkau.

Karena itu, mencuci tumbler sebaiknya tidak hanya dilakukan seminggu sekali. Tumbler dianjurkan dibersihkan setiap hari setelah digunakan untuk membantu mengurangi perkembangbiakan mikroba dan menjaga kebersihan wadah minuman.

Tahap pertama dalam mencuci tumbler adalah membongkar bagian-bagian yang dapat dilepas. Tutup, sedotan, karet atau seal, serta komponen lainnya perlu dilepaskan agar seluruh bagian dapat dibersihkan dengan maksimal.

Selanjutnya, cuci tumbler menggunakan sabun dan air mengalir dengan alat pembersih yang mampu menjangkau bagian-bagian yang sulit dibersihkan. Perhatikan bagian tutup, sedotan, ulir, karet, dan celah-celah tumbler, kemudian bilas hingga tidak ada sisa sabun yang tertinggal.

Setelah dicuci, tumbler perlu dikeringkan dengan baik sebelum disimpan. Menyimpan tumbler dalam keadaan bersih dan kering dapat membantu mengurangi kondisi lembap yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme.

Mencuci tumbler secara rutin memberikan sejumlah manfaat, mulai dari menjaga kebersihan wadah dan minuman hingga mengurangi penumpukan kotoran serta mikroba. Kebiasaan ini juga membantu mencegah munculnya bau maupun rasa tidak nyaman, sehingga tumbler tetap segar dan lebih nyaman digunakan setiap hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....