Penyebab Badan Meriang dan Pegal Linu

  • 14 Sep 2026 11:36 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Badan meriang dan pegal linu merupakan keluhan yang cukup sering dialami dan bisa muncul setelah tubuh terlalu lelah, kurang beristirahat, hingga saat mengalami infeksi. Meski umumnya dapat membaik dengan istirahat yang cukup, keluhan ini juga bisa menjadi tanda adanya kondisi tertentu. Berikut beberapa penyebab badan meriang dan pegal linu yang dilansir dari laman Alodokter:

1. Kelelahan

Terlalu banyak melakukan aktivitas, baik pekerjaan fisik, olahraga, maupun aktivitas sehari-hari, dapat membuat tubuh mengalami kelelahan. Kondisi ini menyebabkan otot bekerja lebih keras sehingga muncul rasa pegal dan nyeri di beberapa bagian tubuh.

2. Kurang tidur

Tidur yang cukup diperlukan tubuh untuk memulihkan energi dan memperbaiki jaringan yang mengalami kelelahan. Jika waktu tidur kurang, proses pemulihan tubuh menjadi tidak optimal sehingga tubuh dapat terasa lemas, pegal, dan kurang bugar.

3. Aktivitas fisik

Olahraga memang baik untuk kesehatan, tetapi aktivitas fisik yang terlalu berat atau dilakukan tanpa persiapan yang cukup dapat menyebabkan otot mengalami tekanan berlebih. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri, kaku, dan pegal linu, terutama setelah berolahraga.

4. Infeksi virus atau bakteri

Badan meriang dan pegal linu juga dapat menjadi tanda tubuh sedang melawan infeksi. Beberapa penyakit, seperti flu, infeksi saluran pernapasan, demam berdarah, dan chikungunya, dapat menimbulkan gejala berupa demam, menggigil, nyeri otot, serta rasa tidak nyaman di seluruh tubuh.

5. Dehidrasi

Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat menyebabkan tubuh terasa lemas dan tidak nyaman. Saat cairan tubuh berkurang, aliran darah ke otot dapat terganggu sehingga otot lebih mudah terasa kaku, lelah, atau mengalami kram.

Badan meriang dan pegal linu dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kelelahan, kurang tidur, aktivitas fisik berlebihan, hingga dehidrasi. Jika keluhan masih tergolong ringan, beristirahat cukup, memenuhi kebutuhan cairan, dan mengurangi aktivitas berat dapat membantu proses pemulihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....