Konsumsi Telur Rebus Pasca Operasi Percepat Penyembuhan Luka

  • 10 Agt 2026 05:45 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Ibu pasca operasi sesar kerap disarankan untuk mengonsumsi telur rebus dalam jumlah cukup selama masa pemulihan. Praktik ini bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki landasan medis yang kuat untuk mempercepat proses penyembuhan luka jahitan dan mengembalikan stamina tubuh.

Melansir dari Halodoc, Selain pengobatan dan perawatan luka yang tepat, nutrisi juga penting untuk penyembuhan luka terbuka. Bila kamu mendapatkan nutrisi yang tepat selama proses penyembuhan luka, proses tersebut akan berlangsung dengan cepat dan tidak meninggalkan bekas luka.

Salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk penyembuhan luka adalah protein, nah, telur merupakan sumber protein yang baik, nutrisi ini sangat penting untuk pemeliharaan dan perbaikan jaringan tubuh. Kekurangan protein justru akan menyebabkan penurunan perkembangan kolagen, sehingga memperlambat proses penyembuhan luka, sebaliknya, kadar protein yang cukup akan membantu luka untuk sembuh secara optimal.

Asupan energi secara keseluruhan juga penting. Karena bila kebutuhan energi tidak terpenuhi, maka tubuh akan menggunakan protein untuk energi daripada untuk penyembuhan luka.

Jadi, kepercayaan bahwa mengonsumsi telur bisa membuat luka menjadi borok adalah mitos. Mengonsumsi telur justru baik untuk penyembuhan luka. Selain telur, sumber protein lainnya yang juga bisa dikonsumsi, antara lain daging merah, ayam, ikan,produk susu (susu, keju, dan yoghurt), kacang kedelai, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Sebagian besar luka pada orang bertubuh sehat biasanya bisa sembuh dengan cepat bila dijaga kebersihannya. Namun, pola makan sehat yang terdiri dari kalori, vitamin, mineral dan protein, bisa membantu mempercepat proses penyembuhan. Berikut tips makan untuk penyembuhan luka:

  • Atur makanan dan camilan yang sehat dan seimbang yang menyertakan jumlah yang tepat dari semua kelompok makanan. Contohnya makanan berprotein, buah-buahan, sayuran, susu, dan biji-bijian.
  • Pilih sayur dan buah yang kaya vitamin C, seperti brokoli atau stroberi. Untuk memenuhi asupan seng yang cukup, pilih biji-bijian dan makanan berprotein yang diperkaya, seperti daging sapi, ayam, seafooa,atau kacang-kacangan.

Beberapa luka mungkin memerlukan asupan vitamin dan mineral tertentu yang lebih tinggi untuk mendukung penyembuhan. Bicarakanlah pada dokter sebelum mulai mengonsumsi suplemen baru.

  • Pastikan kamu mendapatkan protein yang cukup sepanjang hari dengan memasukkan sumber protein di setiap makanan atau camilan. Contoh menu berprotein, antara lain telur orak-arik untuk sarapan, taco kacang hitam untuk makan siang, yoghurt untuk camilan, dan daging ayam untuk makan malam.
  • Tetap terhidrasi dengan baik dengan mengonsumsi air atau minuman tanpa pemanis lainnya.
  • Bagi pengidap diabetes, kendalikan kadar gula darah untuk membantu mencegah luka berkembang dan untuk mendukung penyembuhan dan pemulihan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....