Makanan Beku Tetap Bergizi dan Aman jika Disimpan dengan Benar

  • 01 Agt 2026 16:31 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Ranai - Makanan beku sering kali dianggap sebagai pilihan yang kurang sehat karena diyakini telah kehilangan sebagian besar kandungan gizinya. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena proses pembekuan yang dilakukan dengan tepat justru dapat membantu mempertahankan kualitas bahan pangan.

Melansir dari unggahan Instagram @badanpangannasional, pembekuan merupakan salah satu metode penyimpanan yang efektif untuk menjaga kesegaran makanan dalam jangka waktu lebih lama. Jika bahan pangan dibekukan saat masih segar, sebagian besar kandungan vitamin, mineral, dan nutrisi penting di dalamnya tetap dapat terjaga sehingga tetap bermanfaat bagi tubuh.

Selain menjaga nilai gizi, proses pembekuan juga berperan dalam menjaga keamanan pangan. Suhu beku mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme penyebab kerusakan makanan, meskipun tidak dapat membunuh seluruh mikroorganisme yang ada.

Karena itu, kita perlu menerapkan cara penyimpanan yang benar agar makanan beku tetap aman dikonsumsi. Gunakan wadah yang tertutup rapat, pastikan bahan pangan dalam kondisi bersih sebelum dibekukan, dan simpan pada suhu freezer yang sesuai agar kualitas makanan tetap terjaga.

Tak sedikit orang yang khawatir saat menemukan bercak putih, abu-abu, atau kehitaman pada makanan beku. Kondisi tersebut dikenal sebagai freezer burn, yaitu kerusakan permukaan makanan akibat kehilangan kelembapan selama proses penyimpanan di dalam freezer.

Freezer burn memang dapat menurunkan kualitas makanan, seperti mengubah rasa, tekstur, dan kelembapannya. Namun, kondisi ini tidak serta-merta membuat makanan menjadi berbahaya untuk dikonsumsi selama penyimpanannya dilakukan dengan benar dan makanan tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Untuk mencegah terjadinya freezer burn, pastikan makanan dibungkus rapat menggunakan wadah atau kemasan kedap udara sebelum dibekukan. Selain itu, hindari terlalu sering membuka pintu freezer karena perubahan suhu yang berulang dapat mempercepat terbentuknya freezer burn dan menurunkan kualitas makanan yang disimpan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....