Sering Makan Telur, Benarkah Jadi Penyebab Bisulan?

  • 27 Jun 2026 05:53 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna- Masyarakat Indonesia sudah lama mengenal anggapan bahwa terlalu sering makan telur dapat menyebabkan bisulan. Mitos ini masih dipercaya oleh sebagian orang hingga sekarang.

Bisul adalah infeksi pada kulit yang umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam folikel rambut atau kelenjar minyak. Kondisi ini ditandai dengan benjolan merah, nyeri, dan berisi nanah.

Dilansir dari laman Halodoc, secara medis tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa konsumsi telur secara langsung menyebabkan bisulan. Telur justru merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan dan menjaga kesehatan.

Munculnya bisul lebih sering berkaitan dengan kebersihan kulit yang kurang terjaga. Selain itu, daya tahan tubuh yang menurun juga dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi kulit.

Anggapan bahwa telur menyebabkan bisulan kemungkinan muncul karena beberapa orang mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsinya. Reaksi tersebut dapat menimbulkan gatal atau iritasi kulit yang sering disalahartikan sebagai bisul.

Bagi sebagian besar orang yang tidak memiliki alergi, makan telur setiap hari umumnya aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Kandungan protein, vitamin, dan mineral di dalam telur bahkan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Untuk mencegah bisulan, menjaga kebersihan tubuh jauh lebih penting daripada menghindari telur. Mandi secara teratur dan membersihkan luka kecil dapat membantu mengurangi risiko infeksi bakteri.

Dengan demikian, anggapan bahwa sering makan telur menjadi penyebab bisulan lebih tepat disebut sebagai mitos. Penyebab utama bisul adalah infeksi bakteri, bukan konsumsi telur yang dilakukan setiap hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....