Kenali Penyebab Kulit Kering Bersisik

  • 25 Jun 2026 12:17 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Memiliki kulit yang sehat dan lembap tentu menjadi dambaan setiap orang. Namun, perubahan cuaca, gaya hidup, hingga kesalahan dalam perawatan seringkali memicu masalah kulit, salah satunya adalah kulit menjadi sangat kering hingga tampak bersisik (xerosis), kondisi ini tidak hanya mengurangi rasa percaya diri karena teksturnya yang kasar dan mengelupas, tetapi juga sering disertai rasa gatal dan perih jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat.

Melansir dari Alodokter penyebab kulit bersisik terjadi ketika lapisan terluar kulit (epidermis) kehilangan kelembapan alami dan minyak esensial. Beberapa faktor utama yang kerap menjadi pemicunya antara lain:

  1. Psoriasis

    Psoriasis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada kulit. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bercak tebal yang terasa gatal, nyeri, serta menyebabkan kulit kering bersisik. Normalnya, proses pergantian sel kulit mati membutuhkan waktu sekitar 1 bulan. Namun, pada penderita psoriasis, pergantian sel kulit mati hanya memerlukan 3 atau 4 hari. Akibatnya, sel-sel kulit tersebut justru menumpuk dan menebal di permukaan kulit.

  2. Dermatitis

    Kulit kering bersisik juga dapat disebabkan oleh dermatitis, yaitu istilah umum untuk kondisi yang menyebabkan peradangan pada kulit. Dermatitis memiliki banyak penyebab, mulai dari genetik, sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif, hingga paparan zat iritan. Ada beberapa jenis dermatitis yang dapat menyebabkan kulit kering bersisik, seperti dermatitis atopik (eksim), dermatitis seboroik, dermatitis kontak, dan dermatitis stasis. Selain menyebabkan kulit kering bersisik, kondisi-kondisi tersebut juga biasanya dapat menimbulkan gatal, ruam, dan kulit melepuh.

  3. Keratosis aktinik

    Keratosis aktinik adalah suatu kondisi prakanker yang umumnya disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet. Tanpa pengobatan, kondisi ini bisa berkembang dan berubah menjadi karsinoma sel skuamosa. Gejala utamanya berupa kulit kering bersisik yang menebal dan mengalami perubahan warna. Area kulit yang terkena keratosis aktinik juga terkadang terasa sakit saat disentuh dan kasar seperti ampelas.

  4. Pityriasis rosea

    Pityriasis rosea juga bisa menyebabkan kulit kering bersisik dan ditandai dengan ruam kulit. Pityriasis rosea akan diawali dengan munculnya 1 titik bulat seperti berwarna merah atau kecoklatan pada bagian tengah tubuh, seperti dada dan perut. Kondisi yang menyebabkan kulit kering bersisik ini bisa menyerang siapa saja. Namun, orang yang berusia 10–35 tahun lebih rentan mengalaminya.

  5. Kutu air

    Selain di tubuh, kulit kering bersisik juga bisa terjadi di kaki. Salah satu penyebabnya adalah kutu air (athlete’s foot). Kondisi ini bisa terjadi pada kaki yang basah dan lembap akibat memakai sepatu yang ketat dalam waktu yang lama. Kutu air biasanya ditandai dengan ruam yang gatal dan bersisik pada sela-sela dan telapak kaki. Jika sudah parah atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, kutu air juga bisa menyebar ke bagian kaki lainnya.

  6. Iktiosis

    Beberapa kelainan atau masalah pada kulit yang diturunkan dari orang tua ke anak juga dapat menyebabkan kulit kering bersisik, salah satunya adalah iktiosis. Pada penderita iktiosis, terjadi mutasi genetik yang menyebabkan sel-sel kulit baru tumbuh lebih cepat daripada sel-sel kulit mati. Akibatnya, sel-sel kulit mati menjadi menumpuk dan membuat kulit tampak kering bersisik.

  7. Panu

    Orang yang tinggal di daerah beriklim tropis seperti Indonesia lebih rentan terinfeksi panu (tinea versicolor). Kondisi ini dipicu oleh pertumbuhan jamur Malassezia berlebih pada kulit. Cuaca panas dan lembap serta banyak berkeringat dapat menciptakan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan jamur penyebab panu. Saat kulit menjadi lebih hangat dan lembap, terjadi pertumbuhan jamur yang berlebihan. Itu sebabnya panu lebih sering dialami oleh orang yang tinggal di negara tropis. Panu biasanya diawali dengan munculnya bintik-bintik berwarna putih, coklat, atau merah muda yang terkadang disertai dengan kulit kering bersisik.

  8. Sunburn

    Tinggal di daerah dengan indeks UV yang tinggi meningkatkan risiko mengalami kulit kering bersisik. Paparan sinar UV yang terlalu lama dapat membuat sel-sel kulit rusak atau yang umum disebut sunburn. Kondisi ini membuat sistem kekebalan tubuh bereaksi dengan cara meningkatkan aliran darah ke daerah yang mengalami sunburn. Kondisi ini biasanya diawali dengan ruam yang terasa panas, nyeri, dan gatal. Sunburn tidak hanya disebabkan oleh paparan sinar matahari, tetapi juga oleh penggunaan lampu UV, tanning bed, dan alat pengering nail art.

Sekitar 30.000–40.000 sel kulit akan digantikan dengan sel kulit yang baru setiap harinya. Namun, pada beberapa kasus, seperti terpapr sinar UV berlebih dan menderita kondisi medis tertentu, proses pergantian sel kulit bisa terganggu. Akibatnya, sel kulit menjadi menumpuk dan menyebabkan kulit kering bersisik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....