Minum Kopi Malam Hari Hanya untuk Pekerja Shift

  • 31 Mei 2026 23:12 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Kebiasaan mengonsumsi kopi pekat di malam hari secara medis dapat mengacaukan jam biologis tubuh yang seharusnya digunakan untuk beristirahat. Efek buruk kafein ini akan langsung menyerang sistem kardiovaskular secara instan sehingga sangat tidak disarankan bagi masyarakat yang berniat tidur pasca nongkrong.

Pentingnya memahami risiko gangguan pola tidur dan kesehatan jantung ini menjadi fokus bahasan di kanal YouTube Tirta PengPengPeng. Lewat video tersebut, dr. Tirta mengedukasi masyarakat mengenai batasan konsumsi kafein yang tepat agar tidak merusak metabolisme tubuh.

Banyak orang salah kaprah dan mengira bahwa dampak buruk dari segelas kopi baru akan muncul pada keesokan harinya. Padahal, zat kafein langsung memicu peningkatan detak jantung secara drastis dalam waktu singkat, yaitu hanya dua jam setelah cairan tersebut diminum.

Gaya hidup masyarakat yang gemar minum kopi pekat di atas jam sembilan malam terbukti merusak ritme sirkadian atau siklus tidur alami.

"Kafein itu efeknya akut Mas, jadi kalau kamu minum kafein di malam hari, ya jantungmu langsung berdebar tuh dalam waktu jangka 2 jam. Makanya tidak disarankan meminum kafein atau kopi saat malam, kalau pegawai shift malam boleh ngopi malam karena itu membuat dia standby" jelas dr. Tirta

Secara klinis, asupan zat stimulan pada jam istirahat ini memang hanya ditoleransi untuk profesi khusus yang bekerja pada paruh malam. Mereka membutuhkan stimulan buatan agar tetap terjaga dan fokus demi meminimalisir risiko kecelakaan kerja saat bertugas.

Beberapa profesi yang mutlak membutuhkan asupan ini antara lain adalah dokter jaga IGD, aparat kepolisian, serta petugas teknis PLN. Di luar kelompok pekerja tersebut, masyarakat sangat dilarang meniru kebiasaan terjaga di malam hari menggunakan bantuan kafein secara berlebihan.

Melalui pemahaman medis yang benar, Anda dapat mengatur ulang pola konsumsi kopi harian secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Langkah bijak ini sangat penting dilakukan untuk melindungi organ jantung dari beban kerja yang melampaui batas normalnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....