SLS pada Skincare dan Sampo, Aman atau Berbahaya?

  • 22 Mei 2026 13:58 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna – Saat memilih sabun, sampo, atau produk perawatan wajah, kalian mungkin pernah melihat kandungan SLS pada label kemasan. SLS atau sodium lauryl sulfate merupakan bahan yang umum digunakan dalam produk pembersih karena mampu menghasilkan busa dan membantu mengangkat minyak serta kotoran secara efektif.

SLS atau sodium lauryl sulfate merupakan kandungan yang cukup sering ditemukan dalam sabun, sampo, pasta gigi, hingga produk perawatan wajah. Meski berfungsi membantu membersihkan kotoran dan minyak secara maksimal, penggunaan SLS juga kerap menimbulkan pro dan kontra karena dianggap dapat memicu iritasi pada sebagian orang.

Meski sering digunakan dan dinilai aman dalam kadar tertentu, SLS juga dapat menimbulkan iritasi pada sebagian orang, terutama pemilik kulit rambut yang sensitif. Gejalanya dapat berupa kulit kemerahan, terasa gatal, kering, hingga mengelupas. Karena itu, penting untuk memahami fungsi sekaligus risiko penggunaannya.

Tidak hanya itu, kandungan SLS juga dapat mengurangi minyak alami kulit dan rambut, sehingga membuat kulit terasa lebih kering serta rambut mudah kusam. Pada pasta gigi, SLS bahkan disebut dapat memicu sariawan pada sebagian orang.

SLS memang membantu produk pembersih bekerja lebih efektif, tetapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Jika kulit mudah iritasi atau terasa semakin kering setelah memakai produk tertentu, tidak ada salahnya beralih ke produk dengan formula lebih lembut agar kesehatan kulit tetap terjaga.

Pada dasarnya, SLS masih tergolong aman digunakan selama kadarnya sesuai dan cocok dengan kondisi kulit Anda. Namun, jika kulit terasa kering, gatal, atau mudah iritasi setelah memakai produk tertentu, sebaiknya pilih produk dengan formula yang lebih lembut agar kesehatan kulit dan rambut tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....