Efek Berlebihan Mengkonsumsi Ubi Ungu untuk Kesehatan Tubuh

  • 12 Mei 2026 09:45 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Konsumsi ubi ungu dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan. Namun, menurut informasi kesehatan dari Halodoc, mengonsumsi ubi ungu secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa gangguan pada tubuh.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Ahli gizi menyarankan agar ubi ungu tetap dikonsumsi dalam porsi wajar sesuai kebutuhan harian tubuh. Mengatur pola makan yang seimbang menjadi langkah penting untuk mencegah dampak buruk kesehatan. Dengan konsumsi yang tepat, manfaat ubi ungu tetap dapat dirasakan secara optimal.

Efek lain dari konsumsi ubi ungu berlebihan adalah munculnya gangguan pencernaan. Kandungan serat yang tinggi memang bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan, tetapi jika terlalu banyak justru dapat memicu perut kembung dan diare.

Beberapa orang juga mengalami rasa tidak nyaman pada lambung setelah mengonsumsi ubi ungu dalam jumlah besar. Hal ini terjadi karena tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna serat berlebih. Selain itu, produksi gas di dalam usus dapat meningkat sehingga menyebabkan perut terasa penuh.

Menurut para ahli kesehatan, konsumsi makanan berserat tinggi perlu diimbangi dengan asupan air putih yang cukup. Cara tersebut membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik dan mencegah gangguan pada lambung maupun usus. Karena itu, konsumsi ubi ungu sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan dalam satu waktu.

Ubi ungu juga mengandung oksalat yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal jika dikonsumsi terlalu banyak. Oksalat merupakan senyawa alami yang dapat berikatan dengan kalsium dan membentuk kristal di dalam ginjal.

Risiko ini lebih tinggi pada orang yang memiliki riwayat penyakit ginjal atau gangguan saluran kemih. Konsumsi ubi ungu secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya batu ginjal.

Para ahli menyarankan agar masyarakat menjaga pola makan yang bervariasi dan tidak hanya berfokus pada satu jenis makanan saja. Minum air putih yang cukup juga penting untuk membantu tubuh membuang sisa zat yang tidak diperlukan. Dengan pola hidup sehat, risiko gangguan ginjal akibat konsumsi oksalat dapat diminimalkan. Oleh sebab itu, masyarakat perlu lebih bijak dalam mengatur jumlah konsumsi ubi ungu setiap hari.

Selain berdampak pada ginjal, konsumsi ubi ungu berlebihan juga dapat menyebabkan kelebihan kalium dalam tubuh atau hiperkalemia. Kalium memang penting untuk menjaga fungsi saraf dan otot, tetapi kadar yang terlalu tinggi dapat memengaruhi kerja jantung.

Kondisi hiperkalemia dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur dan rasa lemas pada tubuh. Risiko ini lebih besar pada penderita penyakit ginjal kronis karena tubuh mereka kesulitan membuang kelebihan kalium.

Ahli kesehatan menyarankan agar penderita gangguan ginjal lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan tinggi kalium, termasuk ubi ungu. Gejala kelebihan kalium juga bisa berupa mual, kesemutan, hingga gangguan irama jantung serius.

Meski memiliki beberapa efek samping jika dikonsumsi berlebihan, ubi ungu tetap merupakan makanan sehat yang kaya nutrisi. Kandungan antioksidan antosianin pada ubi ungu diketahui dapat membantu melawan radikal bebas dan menjaga daya tahan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....