Pola Makan Sehat, Tips Diet Rendah Purin

  • 12 Apr 2026 06:52 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Purin diproduksi secara alami oleh tubuh atau bisa didapat dari konsumsi makanan tinggi purin. Jika jumlahnya cukup dalam tubuh, purin berperan untuk mengatur pertumbuhan sel dan menghasilkan energi.

Namun, bila jumlahnya berlebihan, purin bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah yang dapat memicu pembentukan kristal asam urat pada persendian atau bahkan ginjal. Pada akhirnya, kondisi ini dapat menyebabkan radang sendi maupun batu ginjal. Guna mencegah keluhan akibat asam urat tinggi dalam darah, penderita asam urat perlu mengatur asupan purin dengan melakukan diet rendah purin.

Sesuai dengan namanya, saat menjalani diet rendah purin, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi purin, seperti jeroan sapi, daging merah, sarden, serta berbagai jenis makanan laut. Berikut ini adalah langkah-langkahnya yang di lansir dari www.alodokter.com :

1. Cukupi asupan cairan tubuh

Saat menjalani diet rendah purin, Anda sebaiknya mencukupi kebutuhan cairan dengan minum minimal 1,5–2 liter air putih setiap harinya. Pasalnya, minum air putih dapat membantu tubuh mengeluarkan zat asam urat berlebih melalui urine sehingga mencegah pembentukan kristal asam urat.

2. Konsumsi buah dan sayur

Tidak hanya itu, mengonsumsi berbagai jenis sayuran dan buah-buahan segar juga dapat menjadi pilihan makanan rendah purin saat menjalani diet. Ini karena sayur dapat memberikan manfaat bagi tubuh secara keseluruhan, termasuk mengontrol kadar asam urat dalam tubuh.

Tidak hanya itu, beberapa buah yang kaya vitamin C juga baik dikonsumsi saat menjalani diet rendah purin. Vitamin C memiliki sifat antioksidan yang bisa meredakan peradangan pada asam urat. Namun, tetap perlu membatasi konsumsi beberapa jenis sayuran hijau, seperti asparagus, kol, bayam, jamur, dan kacang hijau, karena bisa meningkatkan kadar purin dalam tubuh.

3. Hindari makan makanan kaleng dan makanan siap saji

Makanan kaleng atau makanan siap saji, seperti daging asap dan ikan sarden kemasan, mengandung purin yang tinggi. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi makanan tersebut saat Anda sedang menjalani diet rendah purin.

Alih-alih mengonsumsi makanan kaleng dan makanan siap saji, bisa mengonsumsi daging ayam segar dan dimasak hingga matang. Meski begitu, batasi konsumsi hariannya. Pasalnya, makanan ini juga mengandung purin, tetapi tidak setinggi makanan kaleng dan makanan siap saji.

4. Konsumsi susu rendah lemak

Tips diet rendah purin selanjutnya adalah mengonsumsi susu rendah lemak atau produk olahannya, seperti yoghurt. Ini karena kandungan protein dalam susu bisa membantu pengeluaran asam urat melalui urine.

5. Batasi penggunaan saus siap pakai

Saat memasak hidangan untuk diet rendah purin, dianjurkan membatasi penggunaan saus siap pakai karena di dalamnya mengandung purin yang tinggi sehingga meningkatkan risiko kambuhnya penyakit asam urat.

6. Batasi konsumsi makanan tinggi gula

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi gula berlebih sebaiknya dibatasi bila menjalani diet rendah purin. Ini karena makanan dan minuman manis cenderung mengandung zat purin tinggi yang dapat meningkatkan kadar asam urat dan pengendapan kristal asam urat di ginjal maupun persendian.

Selain itu, saat menjalani diet rendah purin, juga dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai makanan bergizi, seperti roti gandum, nasi merah, kacang-kacangan, dan minyak sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....