Pilihan Waktu dan Jenis Olahraga saat Puasa yang Disarankan
- 25 Feb 2026 06:39 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna – Beraktivitas fisik sangat di anjurkan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, apalagi saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan memang memiliki tantangan tersendiri, salah satunya tubuh kehilangan asupan cairan dan energi selama berjam-jam. Oleh sebab itu, waktu olahraga saat puasa harus benar-benar dipertimbangkan dengan cermat.
Salah memilih waktu justru membuat olahraga menjadi beban, bukan manfaat, seperti tubuh lemas, pusing, atau bahkan mengalami dehidrasi. Sebaliknya, dengan menentukan waktu olahraga saat puasa secara tepat, Anda bisa tetap mendapatkan manfaat sehat tanpa kehilangan energi berlebihan.
Supaya aman dan efektif, waktu olahraga saat puasa sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan rutinitas harian. Berikut beberapa pilihan waktu yang dinilai paling optimal seperti di lansir dari www.alodokter.com :
1. Setelah sahur
Salah satu waktu olahraga saat puasa yang banyak disarankan adalah setelah sahur, sekitar pukul 05.00–06.00. Saat ini, tubuh baru saja mendapat asupan makanan dan cairan, sehingga energi masih cukup tersedia untuk beraktivitas.
2. Menjelang berbuka
Berolahraga 30–60 menit sebelum berbuka juga menjadi waktu olahraga saat puasa yang sering dipilih. Soalnya, setelah melakukan aktivitas fisik, Anda bisa segera mengganti cairan dan energi dengan makanan/minuman berbuka.
3. Setelah berbuka
Jika ingin olahraga dengan intensitas sedang atau berat, waktu olahraga saat puasa yang paling aman adalah setelah berbuka. Pada fase ini, tubuh sudah mendapatkan kembali asupan nutrisi dan cairan, sehingga lebih siap untuk melakukan olahraga dengan energi lebih besar, seperti lari, berenang, atau olahraga kelompok lainnya. Namun, sebaiknya beri jeda 1–2 jam setelah makan sebelum mulai berolahraga.
Selain memperhatikan waktu olahraga saat puasa, pemilihan jenis olahraga juga tak kalah penting. Berikut beberapa pilihan olahraga yang cocok selama berpuasa:
1. Jalan kaki atau joging santai
Jalan kaki atau joging santai adalah aktivitas ringan yang dapat dilakukan di pagi hari atau menjelang berbuka, tanpa banyak menguras energi. Gerakan ini membantu menjaga kesehatan jantung, melancarkan peredaran darah, dan membuat tubuh tetap aktif selama puasa.
2. Bersepeda
Bersepeda dengan kecepatan pelan aman untuk dilakukan, karena tidak memerlukan tenaga besar sehingga dapat mencegah tubuh cepat lemas. Olahraga ini juga efektif membakar kalori dan melatih otot kaki tanpa menimbulkan risiko dehidrasi berlebihan.
3. Yoga atau pilates
Yoga dan pilates melatih fleksibilitas, kekuatan otot inti, serta membantu mengelola stres selama puasa. Gerakannya cenderung lembut sehingga cocok untuk menjaga tubuh tetap bugar tanpa membebani sistem metabolisme.
4. Stretching
Stretching atau peregangan sederhana sangat berguna untuk menjaga kelenturan otot dan sendi, terutama jika banyak beraktivitas di rumah. Peregangan juga bisa meredakan ketegangan otot akibat kurang gerak selama berpuasa.
5. Senam
Senam ringan, seperti senam aerobik low impact, dapat menjadi pilihan agar tubuh tetap bergerak aktif dengan intensitas yang mudah diatur. Aktivitas ini membantu menjaga stamina dan kebugaran tanpa menyebabkan kelelahan berlebihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....