Menjaga Kesehatan Mental di tengah Aktivitas Padat
- 16 Feb 2026 13:45 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Kesehatan mental menjadi perhatian penting seiring meningkatnya tekanan hidup dan aktivitas masyarakat. Para ahli menyebut menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Dalam buku Mental Health: A Person-Centred Approach karya Phil Barker, dijelaskan bahwa kesehatan mental mencakup kemampuan individu dalam mengelola stres, menjalin hubungan sosial, serta membuat keputusan secara produktif.
Psikolog klinis, Ratih Ibrahim, menyatakan bahwa tanda gangguan kesehatan mental dapat berupa perubahan suasana hati berkepanjangan, gangguan tidur, hingga penurunan minat terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai. “Jika keluhan berlangsung lebih dari dua minggu dan mengganggu fungsi harian, sebaiknya konsultasi dengan profesional,” ujarnya.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut depresi dan gangguan kecemasan termasuk gangguan mental yang paling banyak dialami secara global. Kondisi ini dapat dipicu oleh faktor biologis, psikologis, maupun sosial.
| Baca juga: Tips Hidup Sehat dan Awet Muda |
Kementerian Kesehatan RI mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat seperti olahraga teratur, istirahat cukup, serta membangun komunikasi yang baik dengan keluarga dan teman sebagai langkah preventif.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science menunjukkan bahwa aktivitas fisik ringan hingga sedang dapat membantu mengurangi gejala stres dan meningkatkan suasana hati.
Para ahli menekankan pentingnya menghilangkan stigma terhadap gangguan mental agar masyarakat tidak ragu mencari bantuan profesional ketika diperlukan, sehingga kualitas hidup tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....