Cabe, Ini Manfaatnya untuk Saluran Pencernaan

  • 14 Feb 2026 08:58 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Makanan pedas tentu sudah akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. Salah satu bahan yang membuat makanan menjadi pedas adalah cabe (Capsicum annuum). Cabe terdiri dari berbagai jenis dengan warna, ukuran, dan tingkat kepedasan yang berbeda-beda. Di Indonesia sendiri, tanaman yang masih satu keluarga dengan paprika ini umumnya dikonsumsi sebagai lalapan, diolah menjadi sambal, chili oil, atau dikeringkan menjadi cabe bubuk.

Di balik rasanya yang pedas, manfaat cabe bisa didapatkan dari sejumlah kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti protein, karbohidrat, lemak, serta beragam vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, dan kalium.

Berkat kandungannya tersebut, cabe memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk kesehatan sistem pencernaan. Nah, berikut ini adalah beberapa manfaatnya seperti dilansir dari www.alodokter.com :

1. Melancarkan pencernaan

Kandungan capcaisin, yaitu zat yang menimbulkan rasa pedas pada cabe, dapat merangsang kelenjar ludah untuk menghasilkan air liur lebih banyak. Dengan begitu, makanan di dalam mulut dapat dipecah menjadi potongan yang lebih kecil dan lebih lunak sehingga nutrisi dari makanan pun dapat lebih mudah diserap oleh tubuh.

2. Meredakan peradangan usus

Senyawa capsaicin di dalam cabe juga memiliki sifat antiradang. Hal ini dibuktikan oleh suatu studi yang menyebutkan bahwa capsaicin dapat memicu produksi zat kimiawi bernama anandamide di saluran pencernaan. Zat anandamide diketahui mampu mengurangi peradangan di usus akibat penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn. Namun, manfaat cabe untuk meredakan peradangan ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

3. Meningkatkan jumlah bakteri baik pada usus

Tak hanya meredakan peradangan, kandungan capsaicin di dalam cabe juga dipercaya dapat meningkatkan bakteri baik yang berperan dalam melindungi kesehatan sistem pencernaan dari berbagai jenis penyakit, seperti konstipasi dan radang usus. Meski demikian, manfaat cabe untuk meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam usus masih memerlukan studi lebih lanjut.

4. Mencegah terjadinya tukak lambung

Mengonsumsi makanan mengandung cabe kerap dikaitkan dengan sakit perut akibat tukak lambung. Padahal, cabe tidak selalu menjadi penyebab terjadinya tukak lambung. Capsaicin yang terkandung di dalam cabe justru diyakini dapat menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori, yaitu bakteri penyebab luka pada dinding lambung.

Selain itu, capsaicin juga dapat melancarkan peredaran darah dan meningkatkan produksi lendir yang melindungi dinding lambung dari kerusakan. Namun, perlu diingat bahwa manfaat cabe ini hanya berlaku pada sebagian orang, terutama yang belum pernah menderita tukak lambung.

Jika memiliki riwayat luka di dinding lambung, Anda sebaiknya menghindari konsumsi cabe karena capsaicin justru dapat memperparah kondisi tukak lambung serta gejalanya, seperti perut kembung, mulas, dan heartburn.

Selain baik untuk pencernaan, cabe juga memiliki manfaat kesehatan lain, seperti menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung, mengontrol tekanan darah, menurunkan berat badan, dan menurunkan kadar kolesterol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....