Tujuh Tanda GERD Mulai Membaik
- 09 Feb 2026 12:58 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Bagi penderita gastroesophageal reflux disease (GERD), keluhan seperti sensasi terbakar di dada (heartburn) dan rasa pahit di mulut kerap mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, ketika pola makan dan gaya hidup mulai terkelola dengan baik, gejala tersebut umumnya akan berangsur berkurang. Kondisi ini menandakan bahwa fungsi lambung dan kerongkongan mulai membaik.
Dokter Saddam Ismail dalam kanal youtube pribadinya menjelaskan terdapat tujuh indikator utama yang menunjukkan bahwa GERD berada dalam fase pemulihan.
Pertama, keluhan rasa panas atau terbakar di dada tidak lagi muncul, terutama setelah makan atau saat berbaring. Hal ini menunjukkan bahwa refluks asam lambung ke kerongkongan sudah jarang terjadi. Kedua, rasa asam atau pahit di mulut, khususnya saat bangun tidur, mulai menghilang, yang menandakan cairan asam lambung berhasil tertahan di lambung.
Ketiga, frekuensi sendawa yang disertai rasa asam atau naiknya cairan lambung berkurang secara signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa katup kerongkongan bawah (sfingter esofagus) kembali berfungsi dengan lebih optimal. Keempat, kualitas tidur meningkat. Penderita dapat tidur lebih nyenyak tanpa gangguan batuk, sesak, atau rasa tidak nyaman di malam hari, yang menjadi salah satu tanda GERD telah terkontrol.
Kelima, keluhan suara serak dan batuk kronis yang sebelumnya disebabkan oleh iritasi asam lambung mulai menghilang. Ini menandakan proses penyembuhan pada pita suara dan saluran pernapasan bagian atas. Keenam, tubuh mulai menunjukkan toleransi yang lebih baik terhadap makanan pemicu. Meski tetap perlu berhati-hati, konsumsi dalam jumlah kecil, seperti kopi atau makanan pedas, tidak lagi langsung memicu kekambuhan.
Ketujuh, kondisi psikologis dan kualitas hidup membaik secara keseluruhan. Penderita merasa lebih nyaman saat makan, tidak lagi dihantui rasa cemas berlebihan, dan aktivitas harian dapat dijalani dengan lebih normal.
Sebagai catatan penting, Dokter Saddam Ismail menegaskan:
“Walaupun sudah merasa sembuh, jangan langsung ‘balas dendam’ dengan makan sembarangan! Tetap jaga porsi makan, hindari tidur segera setelah makan (tunggu 2–3 jam), dan kelola stres agar si GERD tidak balik lagi.”
Dengan menjaga konsistensi pola hidup sehat, perbaikan gejala GERD tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat bertahan dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....