Ledakan Pengguna AI di Indonesia

  • 29 Agt 2025 23:15 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai: Artificial Intelligence (AI) bukan lagi sekadar wacana masa depan. Di Indonesia, teknologi ini sudah menjadi bagian nyata dari kehidupan sehari-hari.

Ai berperan pulai dari membantu pekerjaan kantor, pendidikan, hingga belanja online. Bahkan AI kini hadir dalam genggaman masyarakat luas.

Pertumbuhannya terbilang pesat dan menempatkan Indonesia di jajaran negara dengan pengguna AI yang terbanyak di dunia. Hal ini diketahui berdasarkan data Statista Market Insights yang disajikan melalui kanal YouTube Katadata Indonesia.

Fari data itu, jumlah pengguna AI di tanah air mengalami lonjakan yang signifikan hanya dalam tiga tahun terakhir. Pada 2020, tercatat sekitar 150 ribu pengguna, sementara di 2023 angkanya sudah melesat hingga 1,04 juta pengguna.

Proyeksi ke depan pun menunjukkan tren optimistis dimana pada 2030, jumlah pengguna AI di Indonesia diperkirakan mencapai 3,33 juta orang. Fakta ini membuat Indonesia berada di peringkat ketiga global sebagai negara dengan kunjungan terbanyak ke aplikasi AI.

Antusiasme tersebut diperkuat oleh data dari Statista Consumer Insights, yang menunjukkan bahwa 41 persen responden di Indonesia merasa sangat tertarik memanfaatkan AI. Dengan angka tersebut, Indonesia berada di posisi keempat secara global dalam hal antusiasme masyarakat terhadap kecerdasan buatan.

Hal ini menegaskan bahwa teknologi AI bukan hanya fenomena sesaat, melainkan tren besar yang akan terus berkembang. Lebih dari sekadar penggunaan pribadi, AI juga mulai diadopsi dalam berbagai sektor strategis.

Laporan dari Populix menyebutkan bahwa dunia pendidikan dan e-commerce menjadi dua bidang yang paling awal merasakan manfaat AI. Kehadiran teknologi ini membuka jalan baru bagi peningkatan efisiensi, kualitas layanan, hingga penciptaan peluang ekonomi yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....