Cara Mengajarkan Tata Krama Berinternet kepada Anak sejak Dini
- 21 Jul 2026 14:13 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Di era digital, internet telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak. Karena itu, orang tua memiliki peran penting dalam mengajarkan tata krama berinternet atau netiket agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.
Melansir dari situs literasidigital.id langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengenalkan batasan usia dalam mengakses ruang digital. Orang tua dapat menjelaskan bahwa tayangan, media sosial, maupun permainan digital memiliki klasifikasi usia sehingga tidak semua konten sesuai untuk anak, serta memastikan setiap akses digital tetap dalam pengawasan.
Selain itu, penggunaan gawai dan internet juga perlu dibatasi sesuai usia anak. Anak berusia lima tahun ke bawah sebaiknya tidak diberikan akses gawai secara bebas karena berpotensi memengaruhi perkembangan otak dan kesehatan mata, sementara jika penggunaan memang diperlukan, durasinya sebaiknya tidak lebih dari satu jam per hari dengan pendampingan orang tua.
Orang tua juga dianjurkan mengutamakan aktivitas fisik sebagai alternatif penggunaan gawai. Ketika anak meminta bermain gawai di luar waktu yang telah ditentukan, orang tua perlu bersikap tegas sekaligus mengajak anak melakukan kegiatan lain seperti bermain bola, berenang, bermain permainan tradisional, atau berjalan-jalan agar mereka tetap aktif.
Memberikan teladan yang baik menjadi kunci penting dalam membentuk kebiasaan anak di dunia digital. Orang tua sebaiknya menunjukkan penggunaan gawai yang bijak, seperti mengurangi waktu bermain media sosial atau gim daring, serta lebih banyak menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
Tidak kalah penting, orang tua perlu membimbing anak agar memanfaatkan internet untuk kegiatan yang bermanfaat. Anak dapat dikenalkan pada buku digital, video pembelajaran, latihan soal, maupun berbagai tutorial yang dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan baru sesuai minat mereka.
Mengajarkan etika digital sejak dini bukan sekadar membatasi penggunaan gawai, melainkan membentuk karakter anak agar mampu bersikap sopan, bertanggung jawab, dan bijak saat berinteraksi di dunia maya. Dengan pendampingan yang konsisten dari orang tua, anak dapat tumbuh menjadi pengguna internet yang cerdas sekaligus tetap seimbang dalam menjalani aktivitas di dunia nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....