Ikan Salai Natuna Primadona Kuliner Pesisir

  • 18 Mei 2026 10:57 WIB
  •  Ranai

RRI,CO,ID,Natuna -Aroma smoky atau khas asap kayu dari ikan salai menjadi daya tarik dan rasa khas tersendiri. Produk olahan tradisional masyarakat pesisir ini kini menjadi salah satu komoditas unggulan yang membantu meningkatkan pendapatan nelayan serta memperkuat identitas kuliner daerah.

Ikan salai merupakan hasil pengasapan berbagai jenis ikan laut segar seperti tongkol, selar, hingga ikan lainnya. Ikan hasil tangkapan langsung oleh nelayan setempat. Proses pengasapan dilakukan secara tradisional menggunakan kayu pilihan sehingga menghasilkan cita rasa gurih dengan aroma asap yang kuat dan tahan lama.

Permintaan ikan salai meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari wisatawan dan pembeli luar daerah yang mencari produk khas Natuna. Selain dijual di pasar tradisional, ikan salai kini mulai dipasarkan melalui media sosial dan platform daring sehingga jangkauan penjualannya semakin luas. Hal ini disebutkan salah satu pelaku usaha di wilayah Ranai Bu Halimah.

“Ikan ni di salai biase pakai sabut, banyak asap,rase asap ni yang buat beda,Kalau musim ikan bagus, produksi bisa meningkat dua kali lipat. Banyak pembeli dari luar daerah yang pesan untuk dikirim,Kami jual sendiri ,posting di medsos gek” ujarnya.

Ikan salai tidak hanya menjadi makanan sehari-hari masyarakat, tetapi juga oleh-oleh favorit bagi pengunjung yang datang ke Natuna. Selain bernilai ekonomi, ikan salai Natuna dinilai memiliki potensi besar sebagai bagian dari promosi wisata kuliner daerah.

Dengan kekayaan laut yang melimpah dan tradisi pengolahan yang masih terjaga, kuliner khas ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi ikon dari Natuna wilayah perbatasan Indonesia. Masyarakat berharap dukungan promosi dan distribusi dapat terus ditingkatkan sehingga ikan salai Natuna semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....