Musim Durian, UMKM Natuna Mulai Produksi Gula Durian
- 14 Jul 2026 08:59 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, NATUNA – Aroma durian yang menyengat kini kembali tercium di berbagai sudut Kabupaten Natuna. Tandanya, musim "Raja Buah" telah tiba.
Di tengah melimpahnya durian, warga dan pelaku UMKM memanfaatkan momen ini untuk menciptakan produk turunan, salah satunya gula durian atau selai durian. Durian memang menjadi buah favorit sebagian besar masyarakat.
Rasanya yang legit dan teksturnya yang lembut membuat durian selalu ditunggu saat musim panen. Namun, tidak semua orang menyukai buah ini karena aromanya yang khas dan menyengat.
Di tengah melimpahnya hasil panen, para pelaku UMKM di Natuna melihat peluang. Salah satu olahan yang paling banyak diproduksi adalah gula durian. Produk ini terbuat dari daging buah durian yang dimasak bersama gula hingga mengental dan legit.
| Baca juga: Prospek ‘Emas Hitam’ asal Natuna |
Prosesnya sederhana namun membutuhkan waktu dan ketelatenan.Pembuatan gula durian dilakukan dengan cara mencampur daging durian dan gula, kemudian dimasak dengan api kecil selama 4 hingga 6 jam.
Hasilnya adalah selai kental dengan aroma khas yang dapat bertahan lama. Karena daya simpannya cukup lama, gula durian sering dijadikan olesan roti, campuran minuman, isian kue, hingga oleh-oleh khas daerah.
| Baca juga: Ayuandira Dorong Anak Daerah Berwirausaha |
Beberapa petani durian atau individu yang memiliki kebun durian mengaku tahun ini duriannya cukup “banjir”. Saking banyaknya, sehingga sulit untuk menjual durian dengan harga yang bagus saat ini.
“Durian kami tahun ini alhamdulillah sekali, saking banyaknya, mau dijual pun susah, arena masing-masing durian orang pun berbuah lebat. Meski dijual murah, daya beli pun tetap kurang. Takut mubazir, jadi kami olah menjadi gula atau selai durian, karena bisa disimpan lama juga kan.” Jelas Hendra, pemilik kebun durian.
Gula durian yang diproduksi selain untuk konsumsi pribadi, tentunya juga untuk dijual. Harga gula durian bervariasi tergantung besar kemasan yaitu, mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp.100.000.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....