Penjual Ikan Salai Natuna Keluhkan Penurunan Omzet dan Sepinya Pembeli

  • 08 Mei 2026 20:45 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Penjual ikan salai di Natuna, Roni, mengeluhkan penurunan drastis penjualan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini berdampak langsung pada usahanya, mulai dari berkurangnya jumlah karyawan hingga menurunnya produksi untuk oleh-oleh khas daerah.

Roni menyebutkan, saat ini jumlah pekerjanya terpaksa dikurangi dari tiga orang menjadi satu orang saja. Penjualan ikan salai yang biasanya cukup ramai, khususnya untuk oleh-oleh, kini mengalami penurunan signifikan.

Roni penjual ikan Asap Natuna

“Untuk oleh-oleh sekarang kurang, yang banyak itu Tapi sekarang itu juga berkurang,” Kata Roni, Jumat 8 Mei 2026..

Ia menjelaskan bahwa penjualan sangat bergantung pada pesanan pelanggan. Namun, jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya, omzet yang diperoleh saat ini jauh menurun.

“Dulu bisa sampai lima belas sampai enam belas juta rupiah, sekarang jauh turun. Bahkan dari yang biasanya itu , sekarang paling tinggal seperempat saja kisaran empat juta dah alhamdulillah,” jelasnya.

Tidak hanya penurunan permintaan, kenaikan harga bahan pendukung seperti plastik juga turut menjadi beban tambahan bagi pelaku usaha. Roni mengaku hampir semua kebutuhan mengalami kenaikan harga.

Ikan Asap Natuna (Foto:RRI/ Tri Wahyuni)

“Sekarang semua naik, plastik juga naik. Sementara pembeli sepi, tamu-tamu juga jarang datang,” Ucapnya.

Sepinya kunjungan dan berkurangnya pembeli menjadi faktor utama lesunya penjualan ikan salai di Natuna. Roni berharap kondisi ini dapat segera membaik agar usaha kecil seperti miliknya dapat kembali stabil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....