Harga Cengkeh Kering di Ranai Stabil

  • 26 Jun 2026 04:04 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Harga cengkeh kering di Kota Ranai, Kabupaten Natuna, saat ini terpantau relatif stabil meski pasokan dari petani terus berdatangan. Komoditas perkebunan yang menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat tersebut masih memiliki permintaan yang cukup tinggi dari luar daerah, terutama untuk kebutuhan industri dan perdagangan antarwilayah.

Di tingkat penampung, harga cengkeh kering bervariasi sesuai kualitas barang yang dijual petani. Perbedaan tingkat kekeringan, kebersihan, warna, hingga kadar campuran menjadi faktor utama yang memengaruhi harga jual di pasaran.

Penampung cengkeh di Ranai, Mimi, mengatakan harga pembelian dari petani masih berada pada level yang stabil. Menurutnya, cengkeh dengan kualitas terbaik tentu memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan cengkeh dengan kualitas standar.

"Harga cengkeh saat ini masih cukup stabil. Namun memang berbeda-beda tergantung kualitas yang dibawa petani. Semakin bagus kualitasnya, semakin tinggi pula harga yang bisa diterima," ujarnya saat ditemui di lokasi penampungan, Kamis.

Mimi menjelaskan bahwa aktivitas perdagangan cengkeh di Natuna masih menunjukkan prospek yang baik. Selain memenuhi kebutuhan pasar lokal, sebagian besar hasil pembelian dari petani dikirim ke luar daerah dalam jumlah besar.

"Setelah ditampung, cengkeh kami kirim ke Kalimantan. Pengirimannya tidak sedikit, bisa mencapai berton-ton dalam satu periode pengiriman tergantung stok yang terkumpul," katanya.

Menurutnya, permintaan dari Kalimantan hingga saat ini masih cukup tinggi. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga stabilitas harga cengkeh di tingkat petani maupun penampung.

Aktivitas pengumpulan cengkeh biasanya meningkat saat musim panen berlangsung. Pada periode tersebut, petani dari berbagai wilayah di Natuna membawa hasil panennya ke penampung untuk dijual setelah melalui proses pengeringan.

Selain memberikan nilai ekonomi bagi petani, perdagangan cengkeh juga turut menggerakkan aktivitas usaha di sektor transportasi dan distribusi barang. Pengiriman hasil perkebunan ke luar daerah menjadi salah satu mata rantai penting dalam perekonomian masyarakat.







Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....