Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung Rumahan

  • 17 Feb 2025 15:19 WIB
  •  Ranai

KBRN, Ranai : Ayam kampung sangat populer sebagai jenis ternak peliharaan warga masyarakat Indonesia terutama di wilayah pedesaan. Selain relatif mudah dan murah dalam pemeliharaannya, beternak ayam kampung akan dapat memberikan penghasilan yang lumayan baik dari dagingnya maupun telurnya.

Banyak masyarakat memelihara ayam kampung di sekitaran rumahnya baik dengan cara di lepas atau di kandang. Istilah penamaan ayam kampung sendiri pada mulanya merupakan kebalikan dari sebutan ayam ras dimana dalam pengertiannya mengacu pada ayam yang berkeliaran bebas di sekitar rumah.

Di beberapa tempat makan atau restoran cepat saji, bahkan sampai warung pinggir jalan, kita akan menemukan hidangan daging ayam termasuk dari jenis ayam kampung. Oleh karenanya adalah sangat mudah untuk menemukan olahan makanan ayam di rata-rata daerah di Indonesia.

Bisnis ternak ayam kampung rumahan telah menjadi salah satu pilihan dari banyak orang saat ini. Hal ini tentu tanpa alasan, mengingat banyak keuntungan yang ditawarkan dalam beternak ayam kampung.

Dalam perbandingan misalnya saja harga daging dan telur ayam kampung dijual lebih mahal dari ayam broiler. Selain itu dengan perawatan yang lebih mudah, hingga permintaan daging dan telur ayam yang tinggi.

Daging dan telur ayam kampung memang dipercaya memiliki lebih banyak gizi dan manfaat, sehingga banyak orang bahkan restoran yang lebih tertarik pada ayam kampung.

Parwindra salah satu peternak ayam kampung rumahan di Kota Ranai menuturkan memelihara ayam kampung lebih mudah, teruttama dari segi pakannya. Untuk harga jual ayam kampung dan telurnya kata Parwindra dihargai jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ayam broiler.

“Saya mulai ternak ayam kampung ini sekitar tahun 2021, awal mulanya pelihara bukan untuk dijual tapi untuk konsumsi sendiri, tetapi banyak yang datang dan ingin membeli. Jadinya ya keterusan sampai sekarang karena ayam kampung harga jualnya lebih tinggi dan untuk pakan nya juga lebih mudah. Biasanya saya memberi pakan untuk ayam dari sisa-sisa makanan dan dari kelapa parut, daun-daunan”. Ujar Parwindra

Untuk memulai usaha ternak ayam kampung rumahan ini sebaiknya memiliki kandang agar tidak mengganggu warga sekitar. Disamping itu pentingnya selalu membersihkan kendang agar terhindar dari penyakit karena beternak ayam kampung rumahan, lokasi kandang rata-rata dekat dengan rumah tinggal.

Selain banyak kelebihannya dibandingkan memelihara jenis ayam lainnya, ternak ayam kampung juga tetap memiliki kelemahan. Kelemahan beternak ayam kampung yaitu cenderung tumbuh lebih lambat dibandingkan ayam ras, sehingga waktu pemeliharaannya lebih lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....