Ini 5 Perpustakaan Desa Paling Aktif di Natuna
- 07 Jun 2026 14:44 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Dari 29 Perpustakaan Desa yang tercatat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Natuna, hanya 5 diantaranya yang dinilai paling aktif. Kelima perpustakaan itu tersebar di sejumlah kecamatan menyusul adanya lomba perpustakaan desa yang digelar tahun ini untuk tingkat Kabupaten Natuna.
Menurut Kabid Perpustakaan Disperpusip Natuna, Firman selain perpustakaan Rona Niscala di Desa Air Lengit terdapat beberapa perpustakaan desa lainnya yang tergolong aktif. Firman dalam dialognya bersama RRI pada kamis, 4 juni 2026 menyebutkan perpustakaan Desa Meliah di Subi Besar , Desa Kelarik di Bunguran Utara, Desa Batu Berian di Serasan dan juga perpustakaan di desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur.
“Seharusnya perpustakaan Desa Sepempang itu termasuk aktif, namun sekarang saya tidak tau mengapa tidak lagi “ Ujar Firman kepada Presenter RRI Ranai Elmi Subayang.
Ia juga menyayangkan tentang ketidakikutsertaan Perpustakaan desa Sepempang dalam lomba yang digelar pada tahun ini. Alasan ketidakikusertaan tersebut ujarnya dikarenakan ketidaksiapan dalam membuat video profil Perpustakaan desa mereka yang menjadi salah satu persyaratan lomba.
Terhadap keaktifan perpustakaan di berbagai Desa ini juga selalu di pantau oleh Perpustakaan nasional. Termasuk dari Disperpusip Natuna sendiri yang menurutnya selalu meninjau ke berbagai perpustakaan desa yang ada.
“Saya juga selalu memonitor langsung dan melaporkannya kepada Kepala Dinas tentang keberadaan dan keaktifan perpustakaan yang ada di berbagai desa” ujarnya lagi.
Seharusnya ujar Firman lagi di setiap desa saat ini memiliki Perpustakaan. Dan tentang alasan desa yang belum memiliki ujarnya dimungkinkan karena tidak adanya sarana gedung yang representative untuk dijadikan perpustakaan desa.
Namun ujarnya lagi sebenarnaya juga untuk pemilihan gedung yang dapat dijadikan sebagai perpustakaan masih cukup banyak di desa. Ia menyontohkan adanya sarana gedung PNPM yang jarang atau tidak lagi di fungsikan keberadaannya.
“ Hanya saja dibeberapa desa meskipun tidak memiliki perpustakaan Desa namun mereka memiliki Taman Bacaan Masyarakat atau TBM. Dan TBM ini didirikan melalui hasil swadaya masyarakat setempat” Ujarnya menjelaskan lebih jauh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....