Transformasi STAI Menjadi IAI Natuna, Mahasiswa KPI Torehkan Prestasi Gemilang

  • 15 Sep 2026 07:46 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Momentum transformasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna menjadi Institut Agama Islam (IAI) Natuna semakin istimewa . Hal ini menyusul dengan sederet prestasi yang berhasil ditorehkan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) pada rangkaian Milad ke-24. Sabtu, (12 September 2026).

Sejumlah mahasiswa KPI berhasil meraih juara dalam berbagai cabang perlombaan, mulai dari karya tulis ilmiah, debat antarmahasiswa, hingga Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa KPI tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan komunikasi, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas di bidang keagamaan.

Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Septian Liandy, menyampaikan apresiasi atas pencapaian para mahasiswa sekaligus rasa syukur atas perubahan status STAI Natuna menjadi Institut Agama Islam Natuna.

“Selamat atas pencapaian luar biasa yang telah diraih. Kami juga bersyukur atas resmi bertransformasinya STAI Natuna menjadi Institut Agama Islam Natuna. Ini merupakan langkah bersejarah yang membawa semangat baru bagi seluruh keluarga besar kampus, khususnya Program Studi KPI,” ujarnya.

Pada ajang tersebut, Muhammad Raus berhasil meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Riau dan Kepulauan Riau. Sementara itu, Havis Ramadani, Febriani, dan Zett Sarlini berhasil meraih Juara IV Lomba Debat Antarmahasiswa.

Prestasi juga diraih mahasiswa KPI pada cabang MTQ tingkat mahasiswa. Anjel berhasil meraih Juara I kategori putri, Airiel Alfharysy meraih Juara II kategori putra, sedangkan Ilda Salmawan berhasil meraih Juara III kategori putra.

Menurut Septian, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa KPI IAI Natuna memiliki potensi besar dalam berbagai bidang. Kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, serta pemahaman keagamaan menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi perkembangan dunia komunikasi dan dakwah di era digital.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa KPI tidak hanya unggul dalam daya pikir kritis dan akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan dakwah digital, terutama di wilayah kepulauan,” katanya.

Transformasi STAI Natuna menjadi IAI Natuna diharapkan semakin membuka peluang bagi pengembangan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan prestasi mahasiswa.

Ke depan, Program Studi KPI diharapkan mampu terus melahirkan komunikator Muslim yang inovatif, kritis, kreatif, dan mampu memanfaatkan perkembangan media digital sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat.

Septian juga berharap perubahan status kelembagaan tersebut dapat menjadi momentum bagi Prodi KPI untuk semakin memperkuat kualitas akademik dan memperluas jaringan. Momentum transisi ini juga diharapkan dapat meningkatkan prestasi mahasiswa di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Mahasiswa KPI pun diharapkan terus menjaga keseimbangan antara kecakapan komunikasi, penguasaan ilmu pengetahuan, dan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bekal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Natuna dan Indonesia.

Prestasi yang diraih pada Milad ke-24 tersebut menjadi catatan membanggakan sekaligus menandai babak baru perjalanan IAI Natuna dalam membangun generasi muda yang unggul, berprestasi, dan berkarakter Islami.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....