Metode Alami Membentuk Otak Genius pada Anak Balita

  • 31 Agt 2026 22:02 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Perkembangan otak anak usia di bawah tiga tahun didominasi oleh kinerja otak kanan yang memegang peranan penting dalam membentuk memori jangka panjang, kreativitas, dan intuisi secara optimal. Oleh karena itu, pemberian stimulasi yang tepat pada masa emas perkembangan ini menjadi kunci utama untuk membentuk kemampuan belajar anak secara maksimal.

Karina Ayu Putri dari Shichida Indonesia membagikan metode pendidikan anak dari Jepang yang dipercaya dapat membantu mengoptimalkan potensi, fokus, kreativitas, dan kemampuan belajar anak melalui stimulasi yang tepat serta peran orang tua di rumah dalam chanel youtube Gritte Agatha. Metode Shichida yang berfokus pada stimulasi otak kanan ini diterapkan sedini mungkin, bahkan dapat dimulai sejak anak berusia enam bulan.

Penyampaian informasi berkecepatan tinggi melalui kartu edukasi (flashcard) dan permainan khusus menjadi sarana efektif dalam mengasah memori fotografis (photographic memory) pada anak usia dini. Pendekatan ini memanfaatkan cara kerja bawah sadar otak kanan yang mampu menyerap dan menyimpan informasi secara cepat serta tahan lama.

"One of the reasons photographic memory itu ada itu adalah satu bisa jadi karena genetik... tapi kalau di Shichida kami percaya sebenarnya photographic memory itu memang adalah basic function of our right brain, tinggal terlatih atau tidak," Ujar Karina Ayu Putri. Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa kemampuan daya ingat fotografis sebenarnya merupakan fungsi dasar alami otak kanan manusia yang dapat dimiliki oleh setiap anak apabila dilatih secara konsisten sejak dini.

Proses stimulasi otak kanan ini juga sangat membutuhkan suasana rileks dan rasa aman yang dibangun melalui ikatan emosional kuat antara orang tua dan anak saat sesi latihan berlangsung. Pelukan hangat serta latihan pernapasan sebelum belajar terbukti membantu otak anak berada pada gelombang yang tepat untuk menyerap berbagai materi edukasi.

Konsistensi pengulangan materi di rumah menjadi faktor penentu utama keberhasilan dalam melihat perkembangan nyata dari kemampuan kognitif serta kecerdasan emosional anak. Peran aktif orang tua sangat dibutuhkan untuk mendampingi dan mendukung setiap tahapan tumbuh kembang sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....