Syarif Bando: Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Sepanjang Hayat
- 18 Agt 2026 15:21 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna — Mantan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia periode 2016–2023, Muhammad Syarif Bando, menekankan pentingnya keberadaan perpustakaan sebagai ruang belajar masyarakat sepanjang hayat. Perpustakaan dinilai memiliki peran penting dalam memberikan akses pengetahuan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi dan advokasi akreditasi perpustakaan serta bimbingan teknis literasi informasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Natuna, Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti pustakawan, guru dan pegiat literasi.
Syarif Bando mengatakan perpustakaan memiliki fungsi universal sebagai tempat masyarakat memperoleh ilmu pengetahuan secara berkelanjutan. Peran tersebut juga penting bagi masyarakat yang telah menyelesaikan pendidikan formal.
“Perpustakaan menjadi ruang belajar sepanjang hayat. Masyarakat tetap membutuhkan tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan meskipun sudah menyelesaikan pendidikan formal,” ujar Syarif Bando.
Menurutnya, penguatan perpustakaan dan budaya literasi perlu terus dilakukan agar masyarakat memiliki akses terhadap sumber pengetahuan yang memadai. Hal tersebut dinilai semakin penting bagi daerah kepulauan seperti Natuna yang memiliki tantangan geografis dalam pemerataan akses layanan.
“Perpustakaan tidak hanya mendukung pendidikan formal, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan wawasan,” katanya.
Syarif Bando berharap peningkatan kualitas perpustakaan berjalan seiring dengan penguatan budaya literasi. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Dispusip Natuna mendorong perpustakaan memenuhi Standar Nasional Perpustakaan, dengan target sedikitnya 30 persen perpustakaan terakreditasi pada 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....