SAR Natuna dan Damkar Beri Workshop Keselamatan

  • 30 Jul 2026 20:36 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna menggelar workshop pengetahuan dasar pencarian dan pertolongan serta penanggulangan kebakaran bagi pelajar dan mahasiswa, Selasa 28 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kerja Bakti di Ujung Utara 2026 yang digagas oleh mahasiswa Pengabdian Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR).

Workshop berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, dengan melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa UNAIR dan para pelajar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dasar masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi situasi darurat dan potensi kecelakaan di wilayah perairan.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan materi yang diberikan mencakup pengenalan tugas dan fungsi Basarnas, teknik pencarian dan pertolongan di air, hingga pertolongan medis dasar. Selain penyampaian teori, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti praktik lapangan agar lebih memahami langkah-langkah penyelamatan yang benar dalam kondisi darurat.

Menurut Abdul Rahman, edukasi keselamatan sejak dini sangat penting mengingat Natuna merupakan wilayah kepulauan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi di sektor kelautan. Ia juga mengapresiasi Universitas Airlangga yang menggandeng Kantor SAR Natuna dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna dalam memberikan edukasi keselamatan kepada para pelajar.

"Basarnas tidak bisa bekerja sendiri. Melalui kerja sama dengan Damkar, perguruan tinggi, dan sekolah, kami ingin terus berbagi pengetahuan tentang keselamatan," ujar Abdul Rahman.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna turut memberikan materi mengenai penanggulangan kebakaran serta langkah awal yang harus dilakukan saat menghadapi situasi kebakaran di lingkungan sekitar. Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi pemaparan materi, praktik langsung, diskusi, serta tanya jawab antara narasumber dan peserta.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para pelajar dan mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan serta mengikuti setiap simulasi yang diberikan oleh instruktur.

Melalui kegiatan ini, Kantor SAR Natuna berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki pengetahuan dasar mengenai keselamatan, sehingga mampu mengambil tindakan awal yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat. SAR Natuna menilai kegiatan kolaboratif seperti ini dapat menjadi contoh dalam penguatan sumber daya manusia di Kabupaten Natuna, sekaligus membangun budaya sadar keselamatan guna meminimalkan risiko korban saat terjadi kecelakaan maupun bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....